Maaf Belum Ada Anggaran untuk Tambahan Honor Guru Honorer

Selasa, 27 November 2018 – 11:21 WIB
Guru honorer. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, MAGETAN - Pemerintah belum bisa mengabulkan tuntutan guru honorer yang meminta agar honor atau uang transportasi mereka sesuai dengan UMK. Hal tersebut, karena keuangan daerah belum bisa mencukupi.

Hal itu disampaikan Bupati Magetan, Suprawoto saat menemui ratusan guru honorer. Para guru honorer diterima bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Daerah setempat di ruang belakang Pendopo Surya Graha Magetan.

BACA JUGA: Guru Honorer Emosi, Tikam Petani Berkali-kali, Ya Ampuuun!

Ada dua kelompok yang datang. Yaitu perwakilan dari guru honorer non-K2 dan guru honorer kategori dua atau K2.

Salah satu tuntutan mereka adalah agar Pemkab Magetan memberi uang transport sesuai UMK atau 1.763.000 per bulan. Selama ini, mereka hanya menerima Rp 700 ribu per bulan.

BACA JUGA: Gaji Guru Honorer Naik Lumayan

Bupati Magetan Suprawoto mengaku, tidak mungkin hal tersebut terealisasi tahun ini, karena melihat keuangan daerah yang tidak mencukupi.

"Kalau dikalkulasi butuh anggaran Rp 50,76 miliar per tahun untuk mencukupi honor 2.399 guru honorer k-2 dan non k-2 di Magetan," kata Suprawoto.

BACA JUGA: Kisah Enci Ika, Guru Honorer Mengajar di Tiga Sekolah

Untuk honorer K-2, selain tuntutan uang transport, mereka juga meminta agar diangkat menjadi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (end/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anang: Persoalan Guru Honorer akan Menjadi Gunung Es


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler