Maaf, PPKM di Makassar Terpaksa Diperpanjang hingga 6 Desember

Selasa, 23 November 2021 – 23:40 WIB
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (tengah) saat pertemuan bersama warga, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/11/2021). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar

jpnn.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memutuskan perpanjangan penerapan PPKM Level 2 selama dua pekan, 23 November hingga 6 Desember mendatang.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan perpanjangan PPKM itu dilakukan sesuai Inmendagri yang mengatur penerapan PPKM Level 1, 2 dan 3.

BACA JUGA: Pemerintah Putuskan Level PPKM Berbasis Vaksinasi

"Diperpanjang sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri tentang PPKM, tertanggal 22 November 2021," kata Ramdhan Pomanto, Selasa (23/11).

Keputusan itu sejalan dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Makassar Nomor: 443.01/615/S.Edar/Kesbangpol/XI/2021 tertanggal 23 November 2021.

BACA JUGA: Buton Membara, Massa Mengamuk Membakar Rumah dan Kendaraan

SE tersebut berkaitan pembatasan kegiatan masyarakat sampai pukul 21.00 WITA.

Pria yang beken disapa dengan panggilan Danny Pomanto, itu menyebut perpanjangan itu sebagai persiapan menjelang PPKM Level 3.

BACA JUGA: Brimob Masih Bersiaga di Lokasi Buton Membara, Ada Pejabat Ikut Diperiksa

Rencananya, PPKM Level 3 bakal diberlakukan pada 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2021 di seluruh Indonesia saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Sabar ya, sudah banyak tanya kepada saya bagaimana ini. Kita (masyarakat, red) tunggu saja aturan barunya," ujar Danny.

Wali kota Makassar dua periode itu menyebut beberapa pendeta sempat menanyakan ketentuan perayaan Natal yang sudah dua tahun dilakukan pembatasan.

Danny pun menjelaskan pembatasan itu bertujuan demi keselamatan dan kesehatan masyarakat agar terhindar dari gelombang ketiga Covid-19.

Walakin, untuk pelaksanaan ibadah Misa Natal, Danny Pomanto menyebut ada pengecualian.

"Kalau yang saya dengar untuk peribadatan oke, cuma, saya kira jangan dibikin untuk ramai-ramai, tetap patuh protokol kesehatan," kata Danny. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler