Mahasiswa Dikejar, Tegang, Tertangkap, Malah Mengeluarkan Pistol

Sabtu, 06 Maret 2021 – 17:08 WIB
Seorang mahasiswa ditahan karena menodongkan senjata airgun kepada pengendara mobil. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, CIANJUR - Seorang mahasiswa MMF (23) warga Kecamatan Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat, ditangkap polisi.

MMF ditangkap polisi karena menodongkan senjata jenis airgun kepada pengendara mobil di Jalan Siliwangi, Cianjur.

BACA JUGA: Fakta Mencengangkan Bandar Ganja yang Ditangkap Polisi

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton di Cianjur, Sabtu (6/3), mengatakan pihaknya menangkap MMF setelah mendapat laporan dari korban atas nama Dirhat Ramadhan,

Dirhat mengadu karena mobilnya sempat diserempet mobil pelaku. Namun saat diminta bertanggung jawab, pelaku malah mengeluarkan senjata "airgun" jenis pistol.

BACA JUGA: Info dari Polisi soal Perempuan di Cianjur Satu Jam Hamil Lalu Melahirkan

Polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

“Petugas mengamankan senjata airgun yang digunakan pelaku menodong korban. Jadi bukan senjata api tapi airgun," katanya.

BACA JUGA: Andi Mallarangeng Ungkit Aksi Moeldoko di Kamar Hotel

Saat ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku termasuk memastikan apakah senjata yang dibawa memiliki izin resmi atau tidak.

Polisi memastikan akan mengembangkan kasus tersebut dan pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP Jo pasal 335 KUHP.

"Pelaku akan dikenakan undang-undang darurat karena membawa senjata berbahaya jenis pistol airgun. Saat ini pelaku sudah mendekam di tahanan Mapolres Cianjur," katanya.

Sebelumnya Dirhat Ramadhan warga Kecamatan Cianjur, tidak menyangka kalau pelaku yang sudah menyerempet mobilnya berani menodongkan senjata, saat diminta bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

Dirhat sempat mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri di Jalan Siliwangi.

"Saya sedang melintas dengan kecepatan rendah di Jalan Siliwangi, tidak jauh dari Mapolsek Cianjur, tiba-tiba mobil saya diserempet mobil pelaku. Tidak berhenti, pelaku melarikan diri dan saya berusaha kejar, selang beberapa ratus meter, kendaraan pelaku saya hentikan," katanya.

Korban meminta pelaku untuk bertanggung jawab karena kaca spion mobilnya rusak.

Namun pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu, langsung menodongkan senjata jenis laras pendek ke bagian perut Dirhat dan sempat memukulkan senjata ke bagian tangannya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler