Mahasiswa Residivis Penjambretan Ini Ditembak Polisi

Rabu, 20 September 2017 – 05:22 WIB
Kaki kanan Ali Wahyudien ditembak polisi karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Foto: POLRES BONTANG UNTUK KALTIM POST

jpnn.com, BONTANG - Ali Wahyudien (23), seorang mahasiswa yang juga residivis kasus penjambretan, kembali beraksi. Dia menjambret bersama AR yang masih dalam pengejaran polisi.

Dia beraksi di Jalan Brigjen Katamso, depan Kantor PDAM Tirta Taman Bontang, Kaltim, Senin (18/9), sekira pukul 21.30 Wita.

BACA JUGA: Dor! Syahrir Langsung Terkapar

Korbannya adalah pasangan suami-istri. Keduanya membawa lari tas korban yang berisi barang-barang berharga.

Aksi mereka rupanya cepat dilaporkan ke petugas yang tengah berpatroli. Hasilnya, tak butuh waktu lama bagi aparat untuk membekuknya.

BACA JUGA: Lawan Polisi Saat Ditangkap, Timah Panas Pun Melayang

Sempat melarikan diri, Ali tersudut saat berada di Jalan KS Tubun, sekitar Stadion Bessai Berinta. Polisi pun meringkusnya. Kaki kanan tersangka terpaksa ditembak aparat.

Dari interogasi awal, Ali mengaku sudah beraksi di enam lokasi. Seperti di Jalan Awang Long, Jalan Brigjen Katamso, dan Kompleks Perumahan HOP.

BACA JUGA: Berusaha Rebut Pistol Polisi, Hariyanto Akhirnya Ditembak

“Mayoritas korban adalah perempuan,” kata Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihardi Nixon, kemarin (19/9).

Nixon mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Termasuk memburu AR.

“Kami sudah kantongi identitasnya. Pengejaran terus dilakukan. Termasuk mencari barang bukti lainnya,” ungkap dia.

Dari tangan Ali, polisi mengamankan tiga handphone berbagai merek dan satu motor yang digunakan untuk menjambret.

Tersangka yang juga merupakan mahasiswa di salah satu kampus di Bontang itu terancam hukuman berat karena mengulangi perbuatannya. (edw/kri/k9)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jambret Honorer, Pitung Dapat THR Timah Panas dari Polisi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler