Mahathir Mohamad Kecam Sanksi Amerika terhadap Iran

Sabtu, 14 Desember 2019 – 20:20 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamaddi Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6). Foto: M Fathra Nazrul/JPNN.Com

jpnn.com, DOHA - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan dukungannya kepada Iran yang tengah dalam posisi sulit karena sanksi Amerika Serikat.

Menurut dia, langkah Negeri Paman Sam itu melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.

BACA JUGA: Iran Minta Warganya Tidak Berkunjung ke Amerika Serikat

"Malaysia tidak mendukung penerapan kembali sanksi sepihak oleh AS terhadap Iran," katanya dalam Forum Doha, yang juga dihadiri oleh Emir Qatar Tamim bin Hamad Al-Thani, Sabtu (14/12).

Menurut Mahathir, Malaysia dan banyak negara lain ikut dirugikan ulah AS tersebut. Pasalnya, Iran selama ini jadi mitra dagang negara-negara tersebut.

BACA JUGA: Raja Salman Minta Negara Arab Bersatu Melawan Iran

''Sanksi seperti itu jelas melanggar piagam PBB dan hukum internasional; sanksi hanya bisa diterapkan oleh PBB sesuai dengan piagam, '' tambahnya.

Untuk diketahui, sanksi Amerika bertujuan menekan Iran agar menghentikan program nuklirnya. Sanksi tersebut membuat Iran hampir tidak mungkin menjual minyaknya ke negara lain. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Amerika Bakal Kirim 14 Ribu Tentara untuk Hadapi Iran? Ini Penjelasan Pentagon


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler