Mahfud MD Meluangkan Waktu Nonton Sinetron Ikatan Cinta, Kapitra PDIP: Ini Membahayakan

Jumat, 16 Juli 2021 – 17:04 WIB
Unggahan Menko Polhukam Mahfud MD di Twitter soal menonton sinetron Ikatan Cinta menjadi sorotan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera mengomentari unggahan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengaku punya waktu menonton sinetron di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Melalui unggahannya di Twitter, Mahfud MD mengaku turut menonton sinetron Ikatan Cinta.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Mali Menghina Jokowi dan Polisi dengan Sebutan Binatang, Roy Suryo Gusar, Mau Singkirkan Guru Honorer?

Menurut Kapitra, pejabat negara adalah orang yang paling bertanggung jawab terhadap keselamatan bangsa dan warganya.

Oleh karena itu, seharusnya pejabat negara tidak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang bersifat privat.

BACA JUGA: Mahfud MD Menonton Sinetron Ikatan Cinta, Irwan Fecho Langsung Menyerang

"Harus totalitas mengurus masyarakat, ini tidak tahu kerja, tidak tahu fungsi kerja," kata Kapitra kepada JPNN.com, Jumat (16/7).

"Apalagi presiden jungkir balik masuk kampung, keluar kampung, kerja. Harusnya Menko Polhukam mendampingi itu, jadi seperti presiden kerja sendiri. Empatinya hilang," sambung Kapitra.

BACA JUGA: Mahfud MD Menonton Sinetron Ikatan Cinta, Fadli Zon Menyampaikan Saran untuk Jokowi

Kapitra menambahkan di tengah pandemi covid-19, pejabat negara seharusnya berjuang menyelamatkan rakyat.

Dengan apa yang dilakukan Mahfud, bagi Kapitra, terdapat ruang waktu yang diisi untuk berhenti memikirkan rakyat.

"Ini membahayakan ini, sekarang ini kan korban berjatuhan itu rakyat. Rakyat tidak mendapat obat, rumah sakit, oksigen. Rakyat yang bergelimpangan. Masa ada pejabat masih punya waktu untuk nonton, ini betul-betul tidak masuk akal," ujar Kapitra.

Sebelumnya, Mahfud di Twitter menuliskan tentang kesibukan selama PPKM Darurat yang salah satunya diisi dengan menonton sinetron.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," tulis Mahfud MD melalui akun @mohmahfudmd di Twitter, Kamis (15/7).

Guru besar hukum tata negara UII Yogyakarta itu menyoroti skenario hukum dalam sinetron Ikatan Cinta tersebut yang dinilainya keliru.

"Tetapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," lanjut Mahfud. (cr1/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler