Makassar Masuk 5 Besar Lomba P2K3 Tingkat Nasional

Rabu, 06 Desember 2017 – 16:01 WIB
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (kiri) saat menerima penghargaan OpenGov Leadership dari Singapura. Foto: istimewa for JPNN.Com

jpnn.com, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bertekad memenangkan Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, dalam lomba Peningkatan Peran Keluarga Menuju Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (P2K3) tingkat nasional.

Saat ini, Kelurahan Tamamaung masuk lima besar daerah percontohan lomba P2K3 tingkat provinsi.

BACA JUGA: Cuaca Buruk, Wings Air Batalkan Penerbangan Makassar-Mamuju

Lomba tersebut digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulsel.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto optimistis bisa memenangi lomba tingkat nasional.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Semua Penerbangan di Makassar Delay

"P2K3 ini harus menjadi momen kami untuk membuktikan bahwa apa yang kami lakukan adalah hal-hal riil, terencana, serta berdasarkan inisiasi masyarakat," ucap pria yang karib disapa Danny itu, Rabu (6/17).

Danny juga mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Makassar dalam lima besar.

BACA JUGA: Jangan Lewatkan Makassar Great Sale 2017, Ini Jadwalnya

Menurut Danny, pihaknya sudah belajar dari kekalahan pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulsel Murlina mengatakan, dari 24 kabupaten dan kota, hanya lima yang dianggap mampu mewakili Sulsel di tingkat nasional.

"Yaitu Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Wajo, Kota Makassar, dan Kabupaten Bulukumba," ucap Murlina.

Murlina menambahkan, pihaknya telah melihat satu per satu tentang berbagai hal yang harus diperhatikan, yakni delapan tipe dan 24 indikator.

Sasaran dari program P2K3 ini adalah pada keluarga yang rentan terhadap berbagai aspek permasalahan.

Misalnya, legalitas keluarga, sosial, ekonomi, psikologi, agama, budaya, hukum, fisik, serta kemasyarakatan.

Adapun 24 indikator ketahanan keluarga dalam P2K3 terbagi ke dalam enam komponen.

Yakni, legalitas dan struktur keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial psikologi, ketahanan sosial budaya, serta kemitraan gender. Semuanya sudah terlihat di 100 rumah yang dibina oleh DPPPA Kota Makassar.

"Lorong-lorong yang dibina ini sudah dinikmati. Jalanan, lorong, drainase sudah diperbaiki. Tingkat kriminal sangat menurun, " ujarnya.

Dia mengatakan, selain DPPPA Makassar, dukungan juga datang dari Tim Penggerak PKK yang dipimpin Indira Yusuf Ismail yang telah menggerakkan perempuan-perempuan di Makassar. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Secuplik Cerita Kerajaan Maritim Bugis Makassar


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler