Makin Akrab, Saudi Izinkan Penerbangan Komersial ke Israel

Jumat, 23 Maret 2018 – 23:49 WIB
Pesawat Air India rute New Delhi-Tel Aviv jadi penerbangan komersial pertama yang diperbolehkan melintasi wilayah udara Arab Saudi untuk mencapai Israel. Foto: Reuters

jpnn.com, RIYADH - Arab Saudi kembali membuktikan bahwa mereka bukan musuh Israel. Kemarin, Kamis (22/3), Arab Saudi untuk pertama kalinya membuka wilayah udara mereka untuk penerbangan komersial ke Israel.

Pesawat komersial yang boleh terbang di atas langit Saudi tersebut adalah Air India. Maskapai tersebut terbang antara New Delhi dan Tel Aviv, Israel.

BACA JUGA: Diduga Korupsi, Netanyahu dan Istri Diinterogasi Polisi

Air India 139 mendarat di Bandara Ben Gurion Tel Aviv setelah melakukan perjalanan selama 7,5 jam dari ibu kota India.

"Hari ini merupakan hari yang bersejarah setelah dua tahun ini. Hal ini sangat, sangat intensif," kata Menteri Pariwisata Israel Yariv Levin saat wawancara di sebuah radio seperti dilansir Reuters, Jumat, (23/3).

BACA JUGA: Tentara Israel Datang Dini Hari, Tangkapi Anak Palestina

Naik Air India, terang Levin, bisa menghemat waktu untuk pergi ke India selama dua jam. Ini juga mengurangi harga tiket sehingga jadi lebih murah.

Saudi selama ini tidak mengakui keberadaan negara Israel. Riyadh juga belum memberikan keterangan secara resmi tentang Air India ini.

BACA JUGA: 4 Tuduhan Korupsi Ini Bikin Netanyahu tak Bisa Tidur Nyenyak

Langkah Saudi membuka wilayah udaranya bagi Air India untuk melintasi Saudi menuju Israel mengakhiri larangan penerbangan ke atau dari Israel melalui wilayah udara Saudi. Namun sampai saat ini belum ada indikasi hal ini akan diterapkan pula pada maskapai Israel.

Menurut aplikasi Flightradar, Air India Boeing 787-8 terbang sekitar pukul 16.45 GMT dari Ibu Kota Riyadh. Lalu menyeberangi Yordan dan Tepi Barat. Pesawat itu juga sebelumnya terbang di atas wilayah udara Oman.

Oman yang tidak mengakui Israel juga belum memberikan keterangan akan hal ini.

Dalam wawancaranya, Levin juga ditanyai apakah akan ada maskapai lain yang akan membuka rute ke Tel Aviv. Ia menyatakan, Israel telah bernegosiasi dengan Singapore Airlines dan maskapai penerbangan Filipina.

"Mereka menunjukkan kesiapan dan keinginan untuk mengadakan penerbangan ke Israel," kata Levin.

Sampai saat ini Singapore Airlines belum memberikan komentar terkait hal ini. Pejabat Saudi juga belum bisa dihubungi dan belum ada konfirmasi. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Netanyahu Terima Suap Miliaran, Istrinya Ikut Kecipratan


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler