Menaker Ida Fauziyah: Kartu Prakerja Bisa Meningkatkan Kompetensi CPMI

Selasa, 16 Maret 2021 – 20:20 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyampaikan alasannya mendorong calon pekerja migran Indonesia (CPMI) mendapatkan kuota kartu prakerja pada 2021.

"Ini salah satu upaya peningkatan kompetensi CPMI," kata Menaker Ida Fauziyah dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/3).

BACA JUGA: Dave Laksono Ajak Kader Menyukseskan Program Kartu Prakerja

Ida pun mengatakan sesuai amanat UU tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, peningkatan kompetensi CPMI menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah

Terlebih lagi sejak awal penyusunan Peraturan Menteri Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui program kartu prakerja, telah disepakati ada kuota khusus untuk peningkatan CPMI.

BACA JUGA: Ini Penampakan Mobil Mewah Tersangka Asabri, Ada yang Seharga Rp 21 Miliar

Namun, kata Menaker Ida, kuota untuk CPMI itu tertunda lantaran kondisi pandemi Covid-19.

"Maka hingga kini, keinginan kami untuk mendapatkan alokasi atau kuota bagi CPMI belum terpenuhi. Kita dorong terus agar CPMI dapat kuota Kartu Prakerja," ucap Menaker Ida.

BACA JUGA: KD Ketahuan Simpan 2 Senpi Revolver, Begini Pengakuannya kepada Polisi

Dalam rapat itu Menaker Ida juga menyampaikan bahwa Kemnaker sudah melakukan tiga upaya dalam mendukung program kartu prakerja pada 2020.

Pertama, melakukan pendataan tenaga kerja terdampak Covid-19 untuk kemudian diusulkan menjadi daftar waiting list program kartu prakerja sebesar 2,175 juta orang, termasuk CPMI.

Berikutnya, menerbitkan Permenaker Nomor 17 Tahun 2020 tentang Proses Bisnis, Tata Cara Pendaftaran, Seleksi, dan Penetapan Penerima Kartu Prakerja dengan cara luar jaringan yang merupakan turunan Perpres Nomor 76 Tahun 2020 dan Permenko Nomor 11 Tahun 2020.

Terakhir, Sisnaker sebagai satu-satunya platform digital pemerintah yang menjadi mitra program kartu prakerja dengan transaksi pelatihan sebesar 586.049 penerima kartu prakerja secara daring.(*/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler