Mandala Mangkir Rapat, DPR Berang

Selasa, 18 Januari 2011 – 13:01 WIB
JAKARTA - Ketidakhadiran PT Mandala Airlines dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi V DPR RI, membuat berang seluruh personil lembaga legislatif tersebutMereka dengan tegas menyatakan kecewa berat atas ketidakhadiran pihak Mandala.

"Ini sudah menghina DPR

BACA JUGA: Patrialis: Saya Ini Hanya Robot

Atas mangkirnya Mandala dalam rapat ini, kami akan buat keputusan tegas atas sikap direksi Mandala," tegas pimpinan Komisi IV DPR RI, Mulyadi, saat memimpin RDP dengan operator penerbangan, Selasa (18/1).

Dalam rapat tersebut, yang hadir hanya dari Garuda Indonesia, Merpati Nusantara Airlines, Indonesia AirAsia, Batavia, Lion Air, serta Sriwijaya Air
Padahal, menurut Mulyadi, RDP tersebut justru sengaja dibuat karena masalah penutupan Mandala secara mendadak.

"Harusnya, sesuai aturan perundang-undangan, penutupan rute harus diberitahukan ke pemerintah maupun DPR minimal 10 hari

BACA JUGA: Tak Ada Hasil, SBY Dinilai Hanya Pertontonkan Rapat

Tapi kami justru tahu dari media cetak dan elektronik
Itu sebabnya, kami sengaja mengundang Mandala untuk mencari tahu apa alasan mereka menutup seluruh rutenya, di saat industri penerbangan di Indonesia sedang mengalami kemajuan," beber Mulyadi.

Sementara itu, beberapa anggota Komisi V lainnya seperti Malkan, Ali Wongso, Evita Bulo dan Michael Watimena, mendesak agar pimpinan menskorsing RDP tersebut hingga Rabu (19/1) sore

BACA JUGA: 16 Petugas Imigrasi Telah Dinonaktifkan

"Skorsingnya singkat sajaRabu sore kita gelar rapat serupa, tapi harus ada (pihak) Mandala," kata Michael.

Setelah melalui perdebatan alot, pimpinan Komisi V pun akhirnya memutuskan menskors RDP dengan operator penerbangan hingga Rabu (19/1)Dengan catatan, Mandala harus hadir"Jika tidak hadir lagi, Komisi V akan menggunakan hak legislasinyaKarena bagaimanapun juga, masyarakat butuh jawaban pasti atas kasus yang menimpa Mandala," pungkas Mulyadi(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Milana Berbelit-belit


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler