BACA JUGA: Tolak Dijodohkan, Pelajar Gantung Diri
Pelaku dengan menggunakan truk mengangkuti barang-barang dirumah tersebut seperti lampu hias, meja antik tiga tingkat, keramik, 12 ambal dengan kerugian mencapai Rp35-40 juta.Aksi pelaku sempat dipergoki tetangga yang kemudian mengunci pintu dan memasukkan kembali sejumlah barang
BACA JUGA: ABG Rampas HP, Nyaris Dihakimi Massa
Resman sempat bersikukuh dia melakukan aksi pengambilan barang karena telah ada transaksi jual beli dengan Erlan salah satu saudara Antasari dengan bukti kuitansi sebesar Rp15 juta.Namun, hanya berselang dua hari, tersangka Resman ditangkap, Sabtu (8/5) sekitar pukul 21.30 WIB di kediamannya, Rumah Susun, Blok 10, Palembang
Mantan anggota Sat Intel Poltabes Palembang ini membantah telah mencuri barang-barang milik korban
BACA JUGA: Pelajar Didenda Rp1 Milyar
Menurutnya, barang-barang itu dibeli dari seseorang yang mengaku bernama Erlan di kawasan Cinde senilai Rp15 juta disertai penyerahan kunci rumah korban“Saya beli pakai kuitansi dan orangnya bukan Erlan, tapi tanda tangannya asliKetemunya di Cinde dan makanya saya tidak ragu membeli barang-barang itu,” sebut tersangka ResmanTersangka menjalani pemeriksaan di ruang Wakasat Reskrim Poltabes Palembang AKP Hans Rachmatulloh Irawan SIkPemeriksaan tersangka juga dilakukan oleh jajaran Satuan Pidum Ditreskrim Polda Sumsel pimpinan AKBP Erwin Rachmat SIkSelanjutnya, pemeriksaan berlangsung diruang piket reskrim Unit PPA Poltabes Palembang.
"Nggak ada masalah dengan pemeriksaanAda yang mengaku berrnama Erlan dan bertransaksi dengan tersangka dan ada bukti kuitansinyaTersangka tetap diproses dan dijerat melanggar Pasal 363 KUHP karena mengambil barang milik orang lain tanpa izin pemiliknyaTapi proses penyidikannya dilimpahkan pada penyidik Poltabes," terang Erwin, didampingi Wakasat Reskrim Poltabes Palembang AKP Hans Rachmatulloh Irawan SIk, saat dicegat usai menginterogasi tersangka.
Menanggapi pernyataan tersangka terkait kuitansi yang diakuinya ditanda tangani Erlan, Hans mengungkapkan bakal mendalaminya"Kita dalami dulu keasliannyaItukan baru sebatas pengakuan tersangka," tukas Hans.(mg18/fuz/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Diperkosa Hingga Hamil, Lalu Dijual ke Batam
Redaktur : Tim Redaksi