Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Nanan Sukarna Nakhodai APNI, Begini Komitmennya

Selasa, 08 Maret 2022 – 01:45 WIB
Nanan Soekarna. (hdcimedia.com/magazine)

jpnn.com, JAKARTA - Nanan Soekarna resmi menjabat sebagai ketua Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) periode 2022-2027. 

Pelantikan Nanan sebagai ketua APNI 2022-2027 dilakukan oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Sugeng Mujiyanto di Jakarta, Minggu (6/3). 

BACA JUGA: Mas Nanan Berprakarsa, Ahli Waris Kader PDIP Korban Covid-19 Kantongi Rp 5 Juta

Nanan yang juga mantan Wakapolri itu menyatakan mendukung berbagai kebijakan dan program pemerintah terkait komoditas nikel. 

"Kami mendukung program-program pendidikan tentang APNI dan tambang," ujar Nanan Soekarna dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Senin (7/3).

BACA JUGA: Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana Nikel Hingga Anyaman Topi ke Mancanegara

Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil nikel terbesar dunia yang mengharuskan APNI untuk menjalin sinergi dengan pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.

"Kami bersinergi untuk bisa mendukung program pemerintah. Keuntungan negara dan pemerintah itu payungnya, mau penanaman modal asing, mau lokal, keuntungan negara yang diutamakan," kata mantan Kapolda Kalimantan Barat, itu

BACA JUGA: Uni Eropa Gugat Larangan Ekspor Bijih Nikel, Wamendag Tegas

Sementara, Deputi Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Nurul Ikhwan berharap kehadiran pengurus baru APNI bisa turut mendorong pengembangan ekosistem bisnis pertambangan nikel hingga industri hilir nikel.

"Kami berharap kehadiran APNI ini bisa memainkan peran yang strategis menghubungkan bukan hanya antarsesama anggota APNI, tetapi antara APNI dengan pemerintah dan APNI dengan pelaku usaha di sektor hilir dari nikel," ucap Nurul.

Dia menyampaikan apabila industri hilirisasi nikel tidak bisa terbentuk di Indonesia, maka permintaan hasil tambang nikel di dalam negeri menjadi kurang menarik, sementara di sisi lain dunia akan mencari nikel.

Oleh karena itu, APNI bersama pemerintah harus membangun keseimbangan untuk menghadirkan ekosistem industri tambang nikel dan hilirisasi nikel di Indonesia.

"Kami berharap APNI berkenan menyampaikan apa yang menjadi masukan para anggotanya kepada pemerintah, sehingga kami mendapatkan masukan yang benar dan dialog upaya hilirisasi," kata Nurul. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler