Mantan Wali Kota Wafat, Tunduk Tujuh Menit

Kamis, 09 Oktober 2014 – 04:54 WIB

jpnn.com - MAKASSAR -- Kabar duka disampaikan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, kepada jajaran SKPD Kota Makassar, Rabu (8/10).

Kabar duka itu datang mantan Wali Kota Makassar, Ahmad Dara Syahruddin. Danny Pomanto pun mengajak jajarannya untuk menundukkan kepala membaca alfatiha.
    
Danny menerangkan, siapapun yang menjabat di Makassar tujuannya sama. Mereka ingin melihat Makassar berkembang.

BACA JUGA: Penggandaan Uang Bikin Heboh Warga Soppeng

"Saya sebagai penerus sangat menghormati beliau. Meski saya belum lahir, tapi saya merasakan semangat yang besar untuk membangun kota ini," kata Danny seperti yang dilansir Fajar (Grup JPNN.com), Kamis (9/10).
    
Almarhum menjabat Wali Kota Makassar pada 1952-1957. Beliau termasuk salah satu penanda tangan piagam pendirian Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada 23 Juni 1954, bersama KH Muhammad Ramly, La Ode Munarfa, Sutan Muhammad Yusuf Samah, dan Chalid Husain, SN Turangan (Wakil Menteri P dan K), H Muhammad Akib (mewakili Kementrerian Agama), serta Andi Burhanuddin mewakili Gubernur Sulawesi. (ful/asw)

BACA JUGA: Ribuan Balita Terserang ISPA

BACA JUGA: Sinabung Siaga, Warga Diimbau Waspada

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tes CPNS Sampit Dijadwalkan 12 Hari


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler