Mantap! Bank Neo Commerce Optimistis Raup Laba di 2023, Ini Rahasianya

Jumat, 18 November 2022 – 23:03 WIB
Direktur Utama BNC Tjandra Gunawan pada Public Expose Tahunan 2022 Bank Neo Commerce.Foto: Tangkapan layar Zoom

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Neo Commerce, Tbk (BNC) optimistis meraup keuntungan pada 2023 mendatang.

Sebab, BNC terus menorehkan perbaikan kinerja dan laporan keuangan yang positif dari kuartal sebelumnya.

BACA JUGA: BNC Bersama Para Apoteker Gencarkan Edukasi Literasi Keuangan di Tanah Air

Salah satu bank digital terdepan di tanah air itu mencatat beberapa hal penting, di antaranya kenaikan aset yang mencapai Rp 15,9 triliun atau sebesar 98 persen yoy.

Selain itu, DPK naik sebesar 90 persen yoy menjadi Rp 12,6 triliun, Fee Based Income naik sebesar 342,03 persen yoy menjadi Rp 254,1 miliar.

BACA JUGA: Ikhtiar Bank Neo Commerce (BNC) Beri Kemudahan dalam Mengelola Uang

Penyaluran kredit tumbuh 131,77 persen yoy menjadi Rp 8,9 triliun, dan pendapatan bunga bersih BNC secara yoy tumbuh sebesar 350,78 persen atau menjadi Rp 1,089 triliun.

Adapun pertumbuhan kinerja di atas sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna aplikasi neobank yang kini mencapai 20 juta pengguna.

BACA JUGA: Hadirkan Beberapa Fitur Baru, Bank Neo Commerce Alami Peningkatan Laba

Direktur Utama BNC Tjandra Gunawan mengatakan pencapaian kinerja positif di tahun ini memperkuat BNC sebagai bank digital terdepan di Indonesia

BNC optimistis berbagai target yang sudah dicanangkan untuk diraih tahun depan, seperti meningkatkan aset perseroan hingga 20-30 persen di 2023, meningkatkan fee based income dengan meningkatkan jumlah pengguna aktif, dan meluncurkan fitur baru di aplikasi neobank untuk penyaluran kredit.

"Ada UMKM dengan ticket size di tahap awal sekitar puluhan juta rupiah, hingga nantinya mencapai Rp 100 juta hingga Rp 200 juta di tahap selanjutnya," ujar Tjandra pada press conference, Jumat (18/11).

Tjandra mengungkapkan dengan dukungan peraihan modal hasil Right Issue dan pencapaian positif sepanjang 2022, BNC percaya diri untuk melanjutkan kinerja positif tersebut ke tahun depan.

Untuk itu, hingga akhir tahun ini, target BNC dapat menyalurkan lending di kisaran Rp 10 - Rp11 triliun, sedangkan dari sisi pencapaian laba, BNC berhasil catatkan laba mulai dari Juni - Oktober tahun ini.

"Kami optimistis hingga akhir tahun akan berlanjut, kami menargetkan untuk dapat catatkan laba full year dan menjadikan 2023 sebagai tahun profitable bagi BNC," kata Tjandra.

Kemudian Tjandra membeberkan rahasia dibalik pencapaian BNC, yakni seluruh perkembangan positif bisnis harus dibarengi oleh pengembangan inovasi.

"Salah satu upaya yang terus dilakukan BNC ialah menciptakan inovasi layanan serta memperluas kerja sama dengan seluruh pihak," ungkapnya.

Di tahun depan, BNC akan terus mengembangkan ekosistemnya dengan terbuka bekerja sama dengan banyak mitra.

Selain itu, BNC juga terus memperkenalkan berbagai layanan inovatif, yakni meluncurkan VISA Virtual Debit Card, digital bancassurance, program loyalitas nasabah, dan ikut serta dalam penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

“Kami akan memanfaatkan momentum pertumbuhan tahun lalu sebagai pelecut semangat kami di tahun berjalan ini untuk semakin baik dalam mengembangkan bisnis Perseroan," tegas Tjandra. (mcr28/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Wenti Ayu Apsari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler