Mardiantika Watubun Ajak Generasi Muda Papua Berani Berkompetisi

Rabu, 12 April 2023 – 01:19 WIB
Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Papua Mardiantika Watubun (kiri) bersama Ketua Dewan Kehormatan DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun dan jajaran pengurus PDIP. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Papua Mardiantika Watubun mengajak generasi muda Papua untuk mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin di masa mendatang.

“Generasi muda harus berani tampil dan berani berkompetisi. Untuk itu, perlu mempersiapkan diri agar memiliki kemampuan,” ujar Mardiantika Watubun kepada wartawan, Rabu (12/4).

BACA JUGA: Anak Muda Binaan PYCH Optimistis Budi Daya Ikan Air Tawar Makin Meningkat

Tika sapaan Mardiantika Watubun mengaku terpanggil mengajak generasi muda Papua dan kaum muda daerah di perbatasan untuk aktif membahas sejumlah permasalahan yang ada.

BACA JUGA: Mesin Pengolah Sagu PYCH Bikin Anak Muda Papua Optimistis Produksi Bisa Meningkat

Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Papua Mardiantika Watubun (kiri) bersama Ketua Dewan Kehormatan DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun dan jajaran pengurus PDIP. Foto: Dokumentasi pribadi

“Menurut saya, potensi anak-anak di Papua itu cukup besar. Cuman kita tahu ada gap soal Pendidikan. Akibatnya agak malu-malu, kurang percaya diri. Oleh karena itu, ke depan perlu pelatihan agar generasi muda Papua berani tampil menjadi pemimpin,” ujar Tika.

BACA JUGA: Gedung PYCH Bukti Nyata Perhatian Jokowi Untuk Anak Muda Papua

Tika menekankan pentingya membangun kepemimpinan atau leadership bagi kaum perempuan dan generasi muda.

“Menurut saya, ke depan perempuan akan banyak memimpin. Sekarang kita lihat, sudah banyak menteri dari kalangan perempuan. Kepala daerah atau kepala dinas juga banyak perempuan. Termasuk menjadi anggota legislatif,” ujar Tika.

Alumnus Jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini mengatakan bahwa dunia sekarang seperti tidak ada batas-batasnya.

“Jadi, penting bagi kita generasi muda perlu memahami apa yang terjadi di luar dan memahami kemajuan-kemajuan yang ada,” kata Tika.

Dalam konteks ini, Tika mengatakan penting bagi anak-anak di Papua untuk memahami permasalahan global, karena kita bagian dari masyarakat global.

“Kita tahu, konflik atau persoalan di Papua menjadi salah isu yang mendapat perhatian dunia internasional,” ujar Tika.

Papua Youth MUN

Tika menjelaskan akan menggelar program Papua Youth Model United Nationl (MUN) di Jayapura yang rencananya akan digelar pada 4-6 Mei 2023 mendatang.

Melalui kegiatan tersebut, Tika berharap generasi muda termasuk yang yang tergabung dalam Taruna Merah Putih (TMP)  bisa langsung berpartisipasi baik sebagai peserta maupun sebagai panitia dalam kegiatan.

“Ini juga salah satu harapan saya agar anak-anak muda Papua membangun relasi sehingga wawasan terbuka ketika berinteraksi dengan generasi muda dari daerah lainnya,” ujar Tika.

Tika menjelaskan Model United Nations (MUN) merupakan simulasi sidang konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Para peserta MUN yang hadir akan berperan sebagai delegasi dari suatu negara.

Dalam kegiatan MUN, kata Tika, individu akan terlibat dalam diskusi atau musyawarah dengan agenda tertentu dalam bentuk council yang membahas tentang permasalahan yang sedang diperbincangkan di dunia.

Selama sidang berjalan, para delegasi akan menyampaikan argumen-argumen dan bernegosiasi mewakili kepentingan negaranya terkait topik pembahasan yang diangkat dalam sidang.

Melalui partisipasi dalam kegiatan MUN, menurut Tika, generasi muda dapat ikut berdiskusi dan mengkritisi isu-isu global yang sedang terjadi.

Selain itu, Tika menjelaskan MUN mengajarkan peserta agar memiliki kemampuan dalam menulis, bernegosiasi, menyampaikan argumen yang substantif serta berbicara di depan berbagai peserta lain sebagai perwakilan negara masing-masing.

Mengingat berbagai manfaat yang didapatkan oleh peserta dari kegiatan tersebut, MUN telah dilakukan di berbagai perguruan tinggi maupun organisasi di berbagai provinsi di Indonesia.

Beri Solusi

Tika menjelaskan Papua Youth Model United Nation bertujuan mendorong pemuda-pemudi di Papua untuk melihat permasalahan yang sedang terjadi baik pendidikan, kesehatan dan lingkungan saat ini.

Dengan demikian, kata Tika, para pemuda-pemudi di Papua memahami dan dapat memberikan solusi dengan cara yang lebih terstruktur baik secara nasional maupun internasional.

Selain itu peserta dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, diplomasi yang baik, kritis dalam berpikir, cepat tanggap serta memiliki jejaring dan wawasan yang luas.

Lebih lanjut, Tika menjelaskan Papua Youth MUN diinisasi oleh gerakan Papua Future Diplomats dan Taruna Merah Putih Provinsi Papua.

Kegiatan ini juga dilakukan dengan kolaborasi bersama Papua Muda Inspiratif.

Kerja sama ini sangat mendukung program bagi pengembangan pemuda-pemudi di  seluruh sektor, khususnya sektor pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

“Melalui program Papua Youth MUN, diharapkan kesadaran generasi muda Papua akan isu-isu global yang juga berdampak di Indonesia, khususnya Papua, dapat kian meningkat,” ujar Tika.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler