Mark Wu Sebut Pandemi Tak Menunda Reformasi Struktural Ekonomi Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 – 23:06 WIB
TAITRA menggelar konferensi pers menyambut pameran digital secara daring 'Infrastructure Week'. Foto: Ist for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) Mark Wu menilai pandemi COVID-19 tidak menunda reformasi struktural ekonomi Indonesia.

Menurutnya, pemerintah Indonesia secara aktif terus mendorong dan memperkuat pengembangan talenta industri dan pembangunan infrastruktur.

BACA JUGA: 2 Bus TransJakarta Tabrakan, Anies Sebut Bukan Peristiwa Sering Terjadi

"Nah, Taiwan Excellence dan perusahaan Taiwan juga terus berinvestasi dalam riset dan pengembangan (R&D) dan inovasi solusi smart city. Kerja sama kedua pihak diyakini dapat memberikan manfaat bagi pasar Indonesia yang berkembang pesat,” ujar Mark Wu pada konferensi pers yang digelar secara virtual, Senin (25/10).

Konferensi pers digelar menyambut 'Infrastructure Week' yang akan digelar dalam waktu dekat.

BACA JUGA: Para Pilot Tolak Syarat Penerbangan Harus Tes PCR, Begini Alasannya

Kegiatan ini merupakan pameran digital dan konferensi pers secara daring.

Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) melibatkan delapan perusahaan penghasil produk berkualitas tinggi Taiwan dalam kegiatan ini.

BACA JUGA: Indonesia Masih Rawan, Vaksinasi Untuk Penyakit ini Terhenti Gegara COVID-19

Kedelapan perusahaan tersebut akan membagikan teknologi aplikasi lapangan dan solusi smart city Taiwan, demi membantu memperluas peluang kerja sama antara Taiwan dan Indonesia di bidang infrastruktur dan smart public construction.

Pandangan senada dikemukakan Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia (ASIOTI) Teguh Prasetya.

Menurutnya ASIOTI telah menjalin kerja sama dengan perusahaan Taiwan dalam beberapa tahun terakhir, meski di masa pandemi.

“Dengan dukungan pemerintah dan perusahaan Indonesia, mempromosikan integrasi dengan pemasok teknologi di berbagai bidang industri Taiwan, menjadikan infrastruktur Indonesia dan perkembangan Internet of Things semakin luas,” ucapnya.

Delapan perusahaan Taiwan yang berpartisipasi berasal dari sektor teknologi komunikasi terkini, IoT intelligent systems, smart water treatment, smart transportation dan smart green energy & environmental protection industries.

Salah satunya Advantech, merupakan perusahaan pemimpin global dalam IoT smart systems dan embedded platform industries.

Untuk memenuhi tren IoT, big data, dan artificial intelligence (AI), mengusulkan solusi IoT yang berpusat pada platform cloud IoT industri WISE PaaS untuk membantu menghubungkan partner dan konsumen dengan rantai industri dan mempercepat realisasi tujuan industrial intelligence.

Peserta pameran lainnya, Wannianqing Environmental Engineering.

Menyediakan solusi pengolahan air limbah dan daur ulang air limbah di seluruh industri tekstil, pencelupan dan finishing, kulit, kimia, kertas, makanan, dan teknologi tinggi.

Perusahaan ini juga menyediakan solusi pengolahan air secara lebih ekonomis, efektif, stabil dan sederhana bagi konsumen yang sepenuhnya memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur Indonesia.

“Taiwan Excellence percaya bahwa hanya inovasi yang dapat membawa perubahan pada kehidupan."

"Pada saat yang sama, Taiwan memiliki rantai pasokan industri informasi, komunikasi dan infrastruktur yang lengkap."

"Dapat menyediakan teknologi di berbagai bidang aplikasi dalam proses pembangunan ekonomi di Indonesia, mengembangkan solusi smart city yang inovatif.” kata Mark Wu.(gir/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler