Ma'ruf Amin: NU Pendiri Indonesia, Seharusnya Punya Saham

Rabu, 23 Januari 2019 – 20:16 WIB
Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menggendong sang cucu. Foto: TKN for JPNN.com

jpnn.com, LAMONGAN - Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meminta masyarakat bersikap bijaksana menghadapi perbedaan pilihan pada Pilpres 2019.

“Jangan sampai kita bertengkar gara-gara berbeda (pilihan) capres," kata Kiai Ma'ruf saat menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (23/1).

BACA JUGA: Kiai Maruf Tak Keberatan Baasyir Batal Bebas

Mustasyar Pengurus Besar NU itu menilai kaum nahdiyin sangat menghargai perbedaan.

"Itu komitmen kami sebagai kader dan warga NU untuk menjaga umat dan keutuhan bangsa," tambah Kiai Ma’ruf.

BACA JUGA: Begini Respons Maruf Amin terkait Kebebasan Ahok Besok

Dia menambahkan, NU memiliki andil dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

"Sebenarnya NU pantas saja mendapatkan perlakuan dari negara. Sebab, NU itu bukan hanya berjasa pada negara, tetapi juga pendiri negara. Kalau pendiri itu, kan, mestinya punya saham," kata Ma'ruf

BACA JUGA: Ingat, Presiden Jokowi Sangat Menghormati NU

Sebagai pemilik saham, lanjut dia, NU seharusnya menerima dividen dari negara. Namun, sambung Kiai Ma’ruf, hingga kini NU tidak pernah menagih haknya.

"Kami harus mandiri serta harus bisa membangun diri sendiri supaya menjadi umat yang mandiri, umat yang kuat, dan jangan tergantung orang lain," kata Kiai Ma’ruf. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Ma’ruf Amin Semakin Pede Menang di Tuban


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler