Mas Nadiem: Pendaftaran Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2021 Dibuka, Kuota 20 Ribu

Senin, 14 Juni 2021 – 04:32 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengingatkan, pendaftaran program pertukaran mahasiswa merdeka dibuka mulai 14 Juni 2021.

Program ini bertujuan membuka ruang pertemuan bagi mahasiswa untuk berjumpa, bercerita, dan berbagi.

BACA JUGA: Kemendikbudristek Ajak Mahasiswa Daftar Kampus Mengajar, Ditempatkan di 3.400 SD dan 375 SMP

Nadiem mengungkapkan, Kemendikbudristek menargetkan sebanyak 20 ribu mahasiswa yang lolos seleksi akan mengikuti program tersebut.

Mahasiswa akan mendapatkan begitu banyak pengalaman yang berharga. Dari pertemuan dan perkenalan tersebut, kalian akan bersama-sama belajar menghargai perbedaan, dan merayakan keberagaman," terang Nadiem, Minggu (13/6). 

BACA JUGA: Langsung Trending di YouTube, Deddy Corbuzier: Thank You Mr Prabowo

Lebih lanjut Menteri Nadiem mengimbau para mahasiswa untuk mendaftar program yang dibuka mulai 14-27 Juni 2021 mendatang melalui laman Pertukaran Mahasiswa Merdeka https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/pertukaranMahasiswaMerdeka2021.

Dia berharap para mahasiswa yang mengikuti program ini bisa mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di kampus.

BACA JUGA: Akademisi Tidak Rela Megawati Dianugerahi Gelar Profesor, Desak Menteri Nadiem Segera Bertindak

Selain itu menjadi peluang bagi mahasiswa memperluas jaringan dengan puluhan ribu mahasiswa dari 288 perguruan tinggi yang sudah mendaftar. 

"Dengan kuliah tatap muka terbatas di tempat tujuan maka mahasiswa bisa mengeksplorasi keragaman daerah sekaligus berkuliah secara daring untuk mengikuti 5 ribu mata kuliah yang ditawarkan ratusan perguruan tinggi," beber Nadiem.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam menambahkan melalui program ini, para mahasiswa bisa merasakan belajar di universitas lain.

Misalkan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo bisa merasakan belajar di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. 

“Mahasiswa akan mempunyai sahabat-sahabat baru, merasakan suasana perkuliahan yang baru, mempunyai keluarga baru, dan berkenalan dengan sahabat-sahabat, menciptakan persahabatan dari satu kota ke kota lain,” ungkap Nizam.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Prediksi Baim Wong dan Paula Verhoeven Ternyata Salah


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler