Masih Ada 34 Ribu Anak Belum Terima Vaksin Difteri

Senin, 01 Oktober 2018 – 23:07 WIB
Pemberian vaksin pada anak. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, SIDOARJO - Pemberian vaksin outbreak response immunization (ORI) difteri telah berakhir Minggu (30/9). Target vaksinasi belum mencapai 100 persen.

Namun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, Jatim mengklaim sudah melampaui target yang ditentukan.

BACA JUGA: BNI Life Sumbang 600 Vaksin Difteri dan Campak di Asmat

Berdasar data, vaksinasi sudah mencapai 97,73 persen. Data itu telah melebihi target Dinkes Provinsi Jatim.

''Target provinsi sebanyak 90 persen,'' kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Sidoarjo dr M. Athoillah.

BACA JUGA: 907 Kasus Difteri, 44 Meninggal Dunia

Meski demikian, dinkes tetap berkomitmen menuntaskan target. Petugas sudah memilih daftar sasaran yang belum tervaksin. Di antaranya adalah siswa sekolah.

''Masih ada empat SMK yang siswanya belum tervaksin,'' sebut Athoillah. Mereka tidak tervaksin sesuai jadwal karena masih menjalani praktik kerja lapangan. Nah, saat itu kegiatan mereka tak dapat ditinggal.

BACA JUGA: Cegah Difteri, Jangan Bergantian Tiup Trompet

Dinkes Sidoarjo sudah mengirimkan surat ke provinsi agar bisa melakukan vaksinasi susulan.

Harapannya, semua anak usia 1 hingga 19 tahun tervaksin. Jika permohonan itu dikabulkan, vaksinasi susulan segera dilaksanakan.

Pada tahun ini, sasaran dari pusat data dan informasi (pusdatin) di Kota Delta sebanyak 626.896 anak.

Sementara itu, sasaran riil terbaru mencapai 627.733 anak. Dari jumlah tersebut, masih ada lebih dari 34 ribu anak yang belum tervaksin.

Tak hanya vaksin difteri, vaksin MR atau measles-rubella juga telah diberikan. (may/c17/hud/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jumlah Vaksin Difteri Cukup untuk 34 Provinsi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler