Masinton Pasaribu: Pak Jokowi Jangan Mau Jadi Dagelan

Kamis, 29 September 2022 – 23:59 WIB
Politikus PDIP Masinton Pasaribu. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mau dicalonkan menjadi Wakil Presiden RI pada 2024.

"Pak Jokowi jangan mau jadi wapres, lah. Jadi dagelan begitu, lo," kata dia ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9).

BACA JUGA: Anak Buah Megawati Minta Jokowi Umumkan Nama Pj Gubernur DKI Lebih Awal

Masinton berujar Indonesia adalah negara penganut sistem presidensial. Wapres RI menjadi jabatan yang tidak memiliki kewenangan dan sekadar membantu presiden. 

Menurut pendiri Repdem itu, menjadi lucu seseorang yang sudah maju sebagai Presiden RI dua periode menjadi Wapres RI.

BACA JUGA: Isu Jokowi Cawapres, Kobar Bicara Soal Aspirasi Publik

"Kalau dari presiden jadi wapres, kan, lucu," ujarnya.

Toh, kata Masinton, Jokowi akan meninggalkan warisan buruk bagi generasi mendatang apabila mau menjadi wapres usai menjabat presiden selama dua periode.

BACA JUGA: Jokowi: Pilpres dan Pilkada Jangan Rusak Persaudaraan

"Itu akan meninggalkan warisan yang buruk buat generasi yang akan datang dan semangat amandemen UUD kita adalah semangat membatasi masa jabatan dan gila kekuasaan," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menyebut konstitusi mengizinkan masyarakat bersuara untuk mewacanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi wakil presiden RI pendamping Prabowo Subianto pada periode mendatang.

"Konstitusi mengizinkan. Politik, kan, soal seni kemungkinan," kata Wamendes PDTT itu kepada JPNN.com, Kamis (15/9).

Budie Arie mengatakan wacana menjadikan Jokowi menjadi wapres RI pendamping Prabowo sah saja dan tidak bisa dilarang.

"Namanya aspirasi masyarakat tidak bisa dilarang," lanjutnya.

Namun, kata Budi Arie, wacana menjadikan Jokowi sebagai Wapres RI pendamping Prabowo pada periode mendatang memiliki banyak variabel agar bisa terwujud.

Dia kemudian menyinggung tentang pencalonan seseorang menjadi presiden dan wakil presiden perlu memerlukan dukungan parpol. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler