Massa #2019GantiPresiden vs Banser Bentrok di Masjid, Panas!

Senin, 27 Agustus 2018 – 00:22 WIB
Petugas Kepolisian berupaya melerai bentrok massa pendukung #2019GantiPresiden dengan anggota Banser di Surabaya, Minggu (26/8). Foto: Moh Mukit/JawaPos.com

jpnn.com, SURABAYA - Bentrok terjadi antara massa pendukung deklarasi #2019GantiPresiden dengan anggota Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Kota Surabaya, Minggu (26/9).

Bentrok terjadi tepat di dalam Masjid Kemayoran yang lokasinya berada di seberang kantor DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya.

BACA JUGA: Detik-detik Panas Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya

Mulanya, massa pendukung #2019GantiPresiden yang sudah dibubarkan oleh aparat Kepolisian berkumpul di dalam masjid untuk menunaikan Salat Zuhur. Sebagian besar massa #2019GantiPresiden terlihat duduk-duduk santai menunggu azan.

Namun, tidak lama kemudian, puluhan anggota banser tiba-tiba ikut masuk ke dalam masjid dengan alasan ingin menunaikan Salat Zuhur.

BACA JUGA: Novel Kaitkan Pengadangan Neno dengan Jokowi dan PDIP Cs

Setibanya di dalam, puluhan anggota Banser langsung mengusir massa #2019GantiPresiden. Bentrokan pun tidak terhindarkan, karena massa #2019GantiPresiden hanya ingin menunaikan Salat Zuhur.

"Kami hanya ingin Salat Zuhur. Kok bisa kami diusir," kata Humas deklarasi #2019GantiPresiden, Tjejep M Yasin kepada JawaPos.com di lokasi, Minggu, (26/8).

BACA JUGA: #2019GantiPresiden Ditolak di Mana-Mana, Sandi Bilang Begini

Bentrokan itu berlangsung beberapa saat karena aparat Kepolisian hanya melakukan penjagaan tepat di pintu masuk masjid. Namun tidak lama kemudian, aparat Kepolisian melerai bentrokan tersebut.

Tetapi, puluhan Banser masih tetap bersikukuh meminta massa #2019GantiPresiden untuk segera meninggalkan masjid. "Ayo keluar, ayo cepat keluar," kata salah satu anggota Banser.

Aparat kepolisian nampak meminta kedua massa segera keluar dari masjid. Pihak Takmir Masjid juga mengimbau agar tidak membuat kerusuhan di dalam masjid.(mkd/JPC)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PA 212: Rezim Jokowi Juara Mengekang Kebebasan Berekspresi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler