Mau 86 Kasus Pencurian, Penyidik Kena OTT Satgas Pungli

Jumat, 28 Oktober 2016 – 17:30 WIB
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - MEDAN - Brigadir MH terpaksa digelandang pengamanan internal Polri (Paminal) Polda Sumut karena tertangkap tangan memeras keluarga tersangka kasus pencurian. 

Penyidik Polsek Percut Seituan itu sama sekali tidak dapat mengelak karena ketahuan menerima uang Rp 1 juta dari pelaku.

BACA JUGA: Curanmor Kepergok Warga, Babak Belur, Tubuhnya Disiram Bensin, Lalu...

Sang brigadir ditangkap di ruangan penyidik Polsek Percut Seituan, Kamis (27/10) sore. 

Informasi dihimpun di kepolisian, sesudah lebaran lalu Brigadir MH menangani kasus pencurian terhadap dua pelaku. 

Namun seorang pelaku masih di bawah umur, sehingga dilepaskan dan dijamin orang tua pelaku yang identitasnya belum diketahui.

BACA JUGA: Kejagung Klaim JPU Tak Punya Kedekatan dengan Keluarga Mirna

Orang tua pelaku itu menjaminkan anaknya menggunakan BPKB sepeda motor. Seorang pelaku tetap ditahan, karena usianya sudah cukup umur.

Singkat cerita, orang tua pelaku, Kamis sore mendatangi kantor polisi guna menemui Brigadir MH. Ia bermaksud menebus BPKB dengan uang tunai Rp 1 juta.

BACA JUGA: Kejagung Anggap Upaya Banding Kubu Jessica Hal Biasa

Setelah bertemu dengan oknum penyidik itu ia menyerahkan pungutan liar (pungli) tersebut, dan BPKB miliknya dikembalikan.

Tak lama, sejumlah Tim Paminal Poldasu mendatangi Polsek Percut Sei Tuan dan langsung menuju ruang penyidik. 

Saat itu juga oknum tersebut langsung ditangkap serta barang-bukti uang Rp 1 juta diamankan.

Selanjutnya Brigadir MH diboyong ke Poldasu guna menjalani pemeriksaan intensif. 

Seorang sumber di kepolisian mengungkapkan, awalnya orang tua pelaku pencurian belum lama ini melaporkan dugaan pemerasan yang dilakukan Brigadir MH ke Propam Poldasu.

“Laporan orang tua pelaku langsung ditindaklanjuti, sehingga petugas Paminal turun ke Polsek dan menangkap oknum tersebut,” ungkap sumber seperti dilansir dari Posmetro Medan (Jawa Pos Group) hari ini.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman saat dikonfirmasi tak banyak memberikan pernyataan. Malah, dia menyarankan wartawan supaya mengonfirmasi ke pihak yang berwenang. 

“Silahkan konfirmasi ke Poldasu ya,” katanya.

Sementara Kabid Humas Poldasu Kombes Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mengeceknya. “Saya cek dulu ke Propam,” ujarnya. (sor/ted/PM/SP/rbb/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesan Terakhir Bu Dosen sebelum Dibunuh Mahasiswanya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler