Mau Ajak Rujuk Malah Berakhir Ribut, Suami Nekat Tusuk Istri

Minggu, 20 Mei 2018 – 16:31 WIB
GELAP MATA: Sang suami, Bastomi, mennagis dan menyesali telah membunuh istri yang dicintainya. Foto: Yudi/Sumatera Ekspres

jpnn.com, SANGA DESA - Seorang suami di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tega menghabisi istrinya lantaran mengeluh soal uang belanja.

Pelaku bernama Bastomi, 24, sedangkan istrinya Anggita Efrianti, 20.

BACA JUGA: Pria Penggorok Istrinya Itu Disebut Alami Gangguan Jiwa

Mula bahtera rumah tangga mereka berjalan baik selama dua tahun. Keduanya pun dianugerahi anak laki-laki, A, yang kini berusia 1 tahun 10 bulan.

Anehnya, belakangan ini suami istri itu terus terlibat keributan dalam rumah tangga. Masalahnya lantaran sang istri, Anggita, mengeluhkan kurangnya uang belanja dari suami yang bekerja sebagai tukang minyak itu.

BACA JUGA: Suami Gorok Leher Istri Lantaran Dipaksa Sarapan Pagi

“Saya kasih uang, istri selalu ribut kurang,” kata Bastomi.

Masalah ekonomi itulah, keduanya sepakat berpisah selama tiga bulan ini. Sang istri Anggita membawa sang anak, A, di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman.

BACA JUGA: Ke Desa Terpencil, Cagub Sumsel Aswari Janjikan Pembangunan

Lantaran sangat rindu dengan anak semata wayangnya, Bastomi menjemput anaknya di rumah sang istri di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Rabu (16/5), sekitar pukul 18.00 WIB.

Sang anak pun dibawa Bastomi ke rumah di Dusun IV, Desa Keban 2, Kecamatan Sanga Desa.

“Saya hubungi istri kalau mau menjemput anak datang sendiri,” ungkapnya. Bastomi ingin berbicara dengan istri empat mata dan ingin berbaikan lagi. “Saya mulanya ingin minta maaf kepada istri,” cetus Bastomi.

Lantaran dirinya masih sangat mencintai istrinya. Anehnya, sang istri mengajak keluarga besar sekitar lima orang, sekitar pukul 21.00 WIB. Mulai dari orangtuanya, kakak, hingga keluarga lainnya. “Mereka seperti mau ngajak ribut,” ungkapnya.

Lantaran sang istri tak menuruti apa yang diminta Bastomi datang sendiri, ketika sang istri membawa anaknya dari rumah, Bastomi gelap mata dan kesetanan. Bastomi masuk ke rumah langsung mengambil pisau dari dapur. Lalu, mengejar istrinya yang tengah menggendong anaknya dan menikamnya di bagian bawah ketiak sebelah kiri.

“Saya menikam istri seperti menusuk batang pisang lembut,” kata Bastomi yang kondisinya sadar dan sehat waktu itu.

Setelah melakukan penikaman kepada istrinya, Bastomi langsung melarikan diri dan kabur ke hutan di Desa Keban II. Hampir dua jam lebih, Bastomi merenung dan menyesal telah menikam istrinya sendiri.

Bastomi bersembunyi di dalam hutan itu selalu dihantui dan mendengar suara tangisan perempuan.

“Kondisi inilah, saya ingat kondisi istri yang ditikam,” ungkapnya.

Bastomi keluar dari dalam hutan mengetahui kondisi istrinya setelah satu jam lebih bersembunyi. Bastomi menanyakan ada perempuan yang ditikam tadi, bagaimana kondisinya. Jawab warga perempuan itu, sudah meninggal dunia. “Saya tidak percaya dan sangat menyesal,” tangis Bastomi.

Bastomi langsung melarikan diri dan bersembunyi di gedung SMA 2 dan tidur sampai pagi hari. Dihantui rasa penyesalan mendalam, Bastomi mendatangi rumah keluarganya pagi harinya.

Bastomi didampingi keluarga dan Kades Keban II Arci menyerahkan diri ke aparat kepolisian Polsek Sanga Desa, Kamis (17/5), sekitar pukul 17.00 WIB.

“Saya akan mempertangungjawabkan perbuatan saya,” sesal Bastomi di hadapan aparat kepolisian.

Kapolsek Sanga Desa, Iptu Mukhlis, mengatakan, kondisi Bastomi sangat sehat dan sadar. Dirinya hanya kesal kepaad istrinya tak menuruti perkataannya. Tidak datang sendiri, malah ramai ke rumah suaminya.

“Bastomi kesal, gelap mata, dan kesetanan melakukan penikaman kepada istrinya,” ungkapnya. Aparat kepolisian telah memintai keterangan saksi penikaman itu. Mulai dari Erlina, 43, ibu korban, Suwarni, kakak ipar korban, hingga keluarganya, Fatima. (yud/ion/ce3)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Melawan Petugas, Para Bandit Ini Berakhir di Kamar Jenazah


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler