Mau Cari Penghasilan Tambahan, Eh Malah Diajak Curi Motor

Sabtu, 19 Agustus 2017 – 03:45 WIB
Pelaku kriminal yang tertangkap dan diborgol. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Awalnya Doni, 24, mendatangi rekannya di Bandarjaya, Lampung Tengah, untuk mencari penghasilan tambahan.

Ternyata warga Telukbetung Selatan, Bandarlampung ini malah diajari cara mencuri motor.

BACA JUGA: Sepasang Kekasih Kompak Curi Motor, Terekam CCTV, Dor!

Berbekal kunci letter T, lelaki yang awalnya berprofesi sebagai buruh ini mulai mencuri motor. Namun, usahanya terhenti. Anggota Polresta Bandarlampung menangkap bapak satu anak tersebut, Kamis dini hari (17/8).

Doni menuturkan, mulanya ia tidak tahu bagaimana cara mencuri motor. Setelah diajari rekannya sekitar tiga bulan lalu, ia mencoba beraksi di Bandarlampung. ’’Tadinya saya hanya mau cari tambahan penghasilan. Ternyata kawan saya mengajari cara ngambil motor,” kata Doni dalam ekspose di Mapolresta Bandarlampung kemarin (18/8).

BACA JUGA: Dua Pelaku Curanmor Antarprovinsi Didor Polisi, Ambruk, Berdiri Saja Susah Begini

Ia melanjutkan, targetnya adalah motor yang parkir di pinggir jalan. Motor matic menjadi sasaran karena lebih mudah dijual. Setidaknya sudah lima kali Doni beraksi.

”Begitu dapat (motor), saya langsung bawa kepada kawan di Bandarjaya. Sekali menjual Rp1,5-Rp2 juta. Hasilnya bagi dua dengan Ya, teman saya yang ikut ngambil (mencuri, Red) motor,” sebut dia.

BACA JUGA: Pelaku Curanmor Didor Dua Kali Lantaran Hendak Tembak Kapolsek

Uang hasil menjual motor curian ini diakui Doni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Antara lain membeli pakaian dan susu anaknya. ”Penghasilan saya sebagai buruh cuma dapat Rp1,5 juta satu bulan. Tapi ini (dari mencuri), uang segitu bisa saya dapatkan dalam dua hari,” kata dia.

 

Sementara, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung mengatakan, Doni ditangkap saat berada di wilayah Telukbetung Selatan. Awalnya, pihaknya mendapat informasi maraknya pencurian motor di wilayah tersebut.

Gabungan tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung dan Polsekta TbS melakukan penyelidikan. ”Dalam penyelidikan, kami mendapatkan identitas orang yang diduga sebagai pelakunya. Kami melakukan pengejaran dan berhasil menangkap yang bersangkutan,” kata Harto Agung.

Harto yang didampingi Kapolsekta TbS Kompol Listiyono Dwi Nugroho melanjutkan, dalam penangkapan tersebut, Doni ditembak di kaki kanan. ”Saat digeledah, kami menemukan

kunci letter T di saku jaket sebelah kiri bagian dalam milik tersangka,” urainya.

Lebih lanjut Harto mengatakan,pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. ”Dari hasil pemeriksaan sementara, sejak Juli sampai Agustus ini, tersangka sudah lima kali melakukan aksinya,” tegasnya.

Sebelumnya, Polresta Bandarlampung mengungkap kasus curanmor dengan modus kunci letter T, Selasa (15/8). Tersangkanya adalah Tamam (24) dan Yadi (30), warga Telukbetung Selatan. Dalam penangkapan tersebut, keduanya dihadiahi timah panas di kaki. Polisi juga menyita barang bukti dua unit motor dan satu set kunci letter L.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, penangkapan menindaklanjuti laporan pencurian di Garuntang, Telukbetung Selatan, Minggu (13/8). Aksi kedua tersangka terekam CCTV dan Tamam bertindak sebagai eksekutor. (yud/c1/ais)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Siswi Nekat Curi Motor Untuk Jajan dan Biaya Sekolah


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
curanmor  

Terpopuler