Mayoritas Pemilih Luar Jawa Dukung Prabowo jadi Pemimpin RI Selanjutnya

Selasa, 01 Agustus 2023 – 12:45 WIB
Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Hanggoro Doso Pamungkas mengatakan mayoritas pemilih yang berada di luar Pulau Jawa kompak mendukung Calon Presiden (Capres) dari Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya. 

Dari hasil survei LSI Denny JA periode 3-15 Juli 2023 yang dipaparkan, Senin (31/7), Prabowo yang juga ketua umum Partai Gerindra itu mengantongi dukungan dari masyarakat yang berada di wilayah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur, dan bagian Indonesia tengah seperti Kalimantan.

BACA JUGA: Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Prabowo Subianto Menanjak, Ganjar Turun

“Prabowo unggul di Sumatera, Indonesia Tengah, Bali-NTB-NTT,” kata Hanggoro.

Dia melanjutkan bila diperinci lebih jauh Prabowo mengantongi keunggulan di ketiga daerah tersebut dari Capres asal PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

BACA JUGA: Kowarteg Ganjar Gelar Pelatihan Usaha Mikro Kuliner Bersama Warga Surabaya

Di Pulau Sumatera, Prabowo berhasil mengantongi keunggulan 53,5 persen, berbanding terbalik dengan Ganjar yang hanya meraup 40,0 persen.

Kemudian, pada pemilih di Indonesia tengah, Prabowo berhasil meninggalkan Ganjar dengan total elektabilitas mencapai 75,2 persen.

BACA JUGA: Ganjar Dinilai Seperti Anies, Inginkan Perubahan Jika Kebijakan Jokowi Tak Pas

Adapun Ganjar mendapatkan suara 24,6 persen. 

Lalu, di daerah Bali, NTB dan NTT, Prabowo unggul dengan total dukungan 56,2 persen.

Ganjar mendapatkan dukungan 37,9 persen.

Selain unggul di daerah-daerah tersebut, dalam hasil survei yang sama, celah (gap) yang dimiliki Prabowo kian kokoh meninggalkan perolehan yang dimiliki Ganjar. Di dalam hasil survei tersebut, selisih yang dimiliki Prabowo dan Ganjar melebar menjadi dua digit.

“Sekarang pada bulan ini mencapai dua digit sebesar 10,4 persen,” ungkap Hanggoro.

Dia menyimpulkan jika dihitung secara terperinci pada Januari 2023 lalu, selisih di antara Prabowo dan Ganjar ada di angka -4,6. Hal itu mengisyaratkan Prabowo tertinggal 4,6 persen dibandingkan Ganjar.

Kemudian, angka tersebut berubah signifikan ketika masuk di Mei 2023.

Pada Mei 2023, Prabowo unggul dari Ganjar dengan gap 6,4 persen.

Kemudian, pada Juni, gap-nya makin melebar menjadi 7,2 persen.

Terakhir, elektabilitas Prabowo kian kokoh pada Juli 2023.

Terbukti, Prabowo mengantongi dukungan 52,0 persen, berbanding terbalik dengan elektabilitas yang dimiliki Ganjar 41,6 persen. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler