Mbak Rerie Sebut Link and Match Sistem Pendidikan & Dunia Kerja Harus Diwujudkan

Minggu, 12 November 2023 – 17:15 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan link and match antara sistem pendidikan dan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dunia kerja harus segera diwujudkan.

Hal itu untuk menekan tingkat pengangguran pada generasi muda.

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Dorong Proses Pembelajaran Sesuai Kebutuhan Siswa

"Meski secara umum terlihat penurunan angka pengangguran, tetapi kelompok gen Z masih tertinggi tidak terserap di pasar kerja," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/11).

Berdasarkan survei angkatan kerja nasional (Sakernas) pada Agustus 2023, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,86 juta dari total angkatan kerja mencapai 147,71 juta orang.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Sebut Program Merdeka Belajar Butuh Guru yang Mendidik dengan Hati

Angka pengangguran itu didominasi oleh penduduk usia 15-24 tahun atau yang tergolong gen Z.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tingkat pengangguran terbuka (TPT) per Agustus 2023 sebesar 5,32 persen turun dari level Agustus 2022 sebesar 5,86 persen.

BACA JUGA: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat Tekankan Pentingnya Memasyarakatkan Mitigasi Bencana

Menurut Lestari, belum terserapnya gen Z pada pasar kerja karena sistem pendidikan yang diterapkan saat ini belum sepenuhnya mengantisipasi kebutuhan pasar kerja.

Rerie, sapaan akrab Lestari menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian semua pihak.

Sebab, jika tidak segera diatasi berpotensi menjadi beban dalam proses pembangunan.

Menurut Rerie sistem pendidikan yang mampu mengantisipasi kebutuhan dunia kerja harus segera diwujudkan.

"Untuk menekan angka pengangguran saat ini juga dibutuhkan sejumlah upaya untuk meningkatkan skill lulusan SLTA agar mampu diserap oleh pasar kerja yang tersedia," kata anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu,

Menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sejumlah kegiatan pelatihan kerja, workshop terkait sejumlah industri dan ekonomi kreatif beserta tenaga assistensi yang berpengalaman sangat dibutuhkan, sebagai upaya meningkatkan kemampuan lulusan SLTA agar bisa diserap oleh dunia usaha.

Diakui Rerie banyak potensi yang dimiliki generasi muda, selain masih memiliki semangat yang tinggi, potensi pengembangan kreativitasnya juga masih luas untuk berkiprah di berbagai bidang.

Kondisi tersebut, jelas Rerie, sekaligus membuka peluang bagi dunia usaha untuk meningkatkan produktivitas dengan melibatkan generasi muda dalam proses produksinya.

Dia berharap semua pihak, para pemangku kepentingan dan masyarakat, dapat berkolaborasi dengan baik untuk mewujudkan SDM nasional yang produktif dan berdaya saing. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lestari Moerdijat Dorong Adanya Sertifikasi dan Kompetensi SDM, Ternyata Ini Tujuannya


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler