Megawati Berpesan Buat Komunitas Banteng Muda, Ini Bunyinya

Sabtu, 28 Oktober 2017 – 17:47 WIB
Kemeriahan Festival Banteng Muda. Foto: source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Komunitas Banteng Muda (KBM) menggelar peringatan Sumpah Pemuda bertajuk Festival Banteng Muda di Gedung KBM, Jl Penjernihan I No 50. Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10).

Ketua Umum KBM Banyu Biru Djarot, Sekjen KBM Lexyndo Hakim, Ketua Panitia Acara Fajrin Saadi dan Pembina KBM Romy Soekarno bergabung bersama ratusan pemuda dalam acara yang dihadiri sekitar 300 anggota dan simpatisan KBM dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Lihat, Pak Jokowi Kumpul Bareng Anak Muda di Istana Bogor

Festival dengan tema #SatukanPemuda ini diikuti oleh lebih dari 150-an pendaftar. Ada beberapa perlombaan di antaranya lomba pidato dengan kategori pidato sesuai gaya pahlawan favorit, pidato ala Bung Karno, pidato dengan ekspresi milenial dengan tema #SatukanPemuda.

Lomba kategori pidato tersebut diikuti oleh 30 pendaftar. Kemudian ada lomba selfie dan wefie dengan pakaian tradisional Indonesia dan bertema Bhinneka Tunggal Ika.

BACA JUGA: Fadli Zon: 89 Tahun Sumpah Pemuda, Ketimpangan jadi Masalah

Acara tersebut dimeriahkan oleh Violinist, Eya Grimonia, Baila Fauri dan Abby Caroline sebagai finalis Indonesia Idol Junior, Noor Audrey, serta bintang pelajar dan artis-artis Ibu kota.

Dalam pidato sambutannya, Banyu Biru menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan awal dari bersatunya para pemuda yang kemudian kristalisasinya berbuah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

BACA JUGA: Puan: Generasi Muda Harus Punya Bekal Untuk Kemajuan Bangsa

“Kini, di era milenial para pemuda harus terus menggelorakan dan menguatkan tekad untuk tetap mengimplementasikan isi dari Sumpah Pemuda,” kata Banyu.

Banyu mengingatkan bahwa Pancasila yang digali oleh Bung Karno dan menjadi dasar Negara adalah ibarat kawah candradimuka dari berbagai keberagaman.

“Karena itu, Komunitas Banteng Muda dalam memperingati Sumpah Pemuda dengan semangat menyatukan pemuda melalui spirit Trijiwa, yakni Kemanusiaan, Kreativitas, dan Kebaikan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Banyu kemudian menyampaikan secara khusus amanat dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaaan (Menko PMK) Puan Maharani yang ditulis di kertas dengan kop Komunitas Banteng Muda.

Merdeka. Hai Pemuda pemudi Indonesia. Biar badan hancur lebur, jiwa pikiran kita tetap satu jua, untuk Indonesia Raya

Demikian Banyu membacakan amanat yang ditulis tangan dan ditandatangani langsung Megawati, pada Sabtu pagi.

Sementara isi amanat dari Menko PMK Puan Maharani berbunyi, sampaikan kepada para pemuda, bahwa tidak sama, tetapi kita bergotong royong membangun Indonesia sebagai rumah kita bersama.

Pembina KBM, Romy Soekarno dalam acara itu juga menyampaikan sambutan dan secara khusus membacakan puisi karya Bung Karno berjudul Aku Melihat Indonesia.

Dalam sambutannya, Romy mengatakan, pesan penting Sumpah Pemuda harus terus dijaga untuk menyatukan Indonesia. Karena pesan penting dalam Sumpah Pemuda itulah, kata Romy, pemuda pada saat itu punya tekad dan semangat sama untuk merdeka dari penjajahan yang berlangsung ratusan tahun.

“Dengan Sumpah Pemuda, tidak ada lagi pemisahan antara Jong ini dan Jong itu, antara pemuda Jawa dan Pemuda Sumatera. Semua punya semangat sama untuk merdeka,” ungkapnya.

Sekjen DPP KBM, Lexyndo Hakim, mengatakan ke depan, lomba pidato mirip gaya pahlawan dan atau Bung Karno itu diselenggarakan biar anak muda tidak melupakan masa lalu dan jangan sampai terbebani masa lalu.

"Lomba foto pun kita adakan untuk menyesuaikan dengan gaya hidup kekinian generasi milenial yaitu anak anak muda yang sangat sangat senang foto selfie dan wefie," ucapnya. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sumpah Pemuda! PDIP Punya Banyak Kader Muda Jadi Kada


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler