Megawati Terisak, Juga Mengisahkan Hasto yang Menghadapnya dengan Menangis

Jumat, 10 September 2021 – 17:48 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membuka Sekolah Partai Pendidikan Untuk Kader Madya PDIP secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/9). Foto: DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa dirinya sehat walafiat setelah dikabarkan menderita sakit oleh pihak tak bertanggung jawab.

Megawati juga menyampaikan terima kasih kepada kadernya dan sejumlah pihak yang telah memberikan perhatian.

BACA JUGA: Megawati Soekarnoputri Dirawat di RSPP? Oh Tenyata

Hal itu diungkapkan Megawati Soekarnoputri saat membuka Sekolah Partai Pendidikan Untuk Kader Madya PDIP secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/9).

Megawati didampingi Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey dan Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga. Sementara Hasto berada di Sekolah Partai di Lenteng Agung bersama Kepala Sekolah Komaruddin Watubun, Wasekjen Sadarestuwati, dan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Sukur Nababan, serta Ribka Tjiptaning.

BACA JUGA: Ini Mobil Siapa Ditinggal di Tol Tangerang-Merak? Muatannya Bikin Kaget Polisi, Tak Disangka

Saat membuka acara itu, Megawati menyatakan bahwa Hasto yang memintanya untuk membolehkan kegiatan dilaksanakan terbuka. Sebab dua hari terakhir, beredar isu bahwa Megawati sedang sakit dan dirawat di RSPP Jakarta.

"Pak Sekjen bilang, ibu, nanti ini acara pembukaannya terbuka supaya umum juga bisa melihat, kalau alhamdulillah saya dalam keadaan sehat walafiat tidak kurang suatu apa pun. Dan terima kasih atas, apa, ya, atas perhatiannya dan doanya," kata Megawati terisak.

BACA JUGA: AA dan Perempuan Muda Tak Berkutik Ditangkap Petugas, Ada Uang Rp 74 juta

Presiden Kelima RI itu mengaku bingung karena ada saja orang yang menyebarkan berita bohong mengenai dirinya.

Hingga tadi pagi, sekretaris pribadinya menyampaikan kiriman gambar dari mantan menterinya yang menyebutkan dirinya kritis.

"Sampai menanyakan sama sekretaris saya, sampai mengatakan jangan ditutup-tutupi, ini saya dapat dari teman saya. Seperti seseorang sedang berbaring di rumah sakit tetapi tubuh saja, wajahnya tertutup. Saya bilang sama sekretaris saya, 'kamu ndak usah ngamuk-ngamuklah. Biarkan sajalah orang'," beber Megawati.

Putri Bung Karno itu menyatakan, setiap orang memang ditakdirkan untuk meninggal. Mengenai waktunya, Megawati menyerahkan kepada Sang Pencipta.

"Kalau mereka sendiri mungkin lupa (Tuhan), sampai bisa membuat hoaks yang sangat mengarah kepada, kalau menurut saya, sesuatu yang berlebihan," tambah Megawati.

Menurutnya banyak pihak yang termakan isu hoaks itu. "Pak Hasto pun waktu setelah beredar, datang kepada saya sampai nangis-nangis. Saya bilang kenapa nangis? Orang itu tahu kalau itu tidak benar," kata dia.

Megawati mendengar jawaban bahwa Hasto sangat jengkel dengan kabar bohong itu. Namun, Megawati mengingatkan bahwa setiap orang yang hidup pasti ada yang menyukai, begitu juga sebaliknya.

Kepada pengurus dan kader PDIP dari seluruh Indonesia yang hadir secara virtual, Megawati mengatakan kejadian ini memperkuat prinsip. Bahwa semuanya harus tetap teguh dan solid, sabar, serta tegar dalam menjalankan prinsip partai. (tan/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler