Melawan saat Ditangkap, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak

Sabtu, 07 April 2018 – 10:10 WIB
Pistol. Ilustrasi: YouTube

jpnn.com, BANDARLAMPUNG - Wahyu Agung, 21, warga Jabung, Lampung Timur, dalang pencurian kendaraan bermotor / curanmor tewas tertembak dalam penangkapan yang dilakukan anggota Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, Jumat (6/4).

Diketahui, Wahyu diduga terlibat pencurian motor, Senin (5/2) lalu. Kasus ini sempat viral di media sosial lantaran pencurian itu diwarnai aksi tembakan saat tersangka dikejar. Korbannya adalah Hendra Irawan (23), warga Jl. Ki Maja Gang Bambu, Wayhalim, Bandarlampung.

BACA JUGA: Banjir di Lampung Telan Korban Jiwa, Ratusan Rumah Hancur

Anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung kemudian menangkap dua dari empat tersangka. Mereka adalah Sd (16) dan Hb (16), dua siswa SMA asal Jabung, Lampung Timur. Sementara Wy dan Fb masih dalam pengejaran.

Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Ardian Indra Nurinta mengatakan, Wahyu ditangkap sekitar pukul 04.30 WIB. Namun dalam penangkapan tersebut, ia berusaha memberikan perlawanan.

BACA JUGA: Terlibat Kasus Narkoba, Kompol YG Dicopot dari Jabatannya

Ardian mengungkapkan, Wahyu berusaha menembak petugas dengan senjata api rakitan sebanyak dua kali. Namun tidak ada tembakan yang mengenai sasaran. ”Karena membahayakan, anggota terpaksa mengambil tindakan tegas," kata Ardian dalam ekspose di Rumah Sakit Bhayangkara, Jumat (6/4). Wahyu tewas dengan tembakan mengenai dadanya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti satu unit senjata api rakitan jenis revolver dengan dua selongsong peluru, dua butir amunisi aktif, kunci letter T dan mata kunci.

BACA JUGA: Baku Tembak di Lahat, Polisi Selamat, Penjahat Jadi Mayat

Ardian mengungkapkan, Wahyu dan komplotanya diduga kerap beraksi di Bandarlampung. ”Kita masih mengumpulkan laporan. Apakah ada TKP di wilayah lain. Sementara laporan yang masuk baru satu," jelasnya.

Laporan tertuang dalam nomor LP/111-B/II/2018/Polda Lampung/Resta Balam/ Sek. Sukarame teranggal 6 Februari 2018 silam. ”Dalam aksinya, tersangka merupakan pemimpin dan yang menembak korban," sebut dia.

Saat kejadian, Hendra memergoki tersangka hendak membawa kabur motor Honda BeAT milik ibunya. Ia kemudian mengejar hingga Jalan Ryacudu, Sukarame.

Mengetahui dikejar, para tersangka berhenti dan memarahi Hendra yang merekam aksi mereka. Salah seorang menembak dan mengenai tangan kanan Hendra yang memegang ponsel.

Sebelumnya tindakan tegas diberikan kepada Ahmad Basri (27), warga Jabung, Lampung Timur. Dia diduga terlibat serangkaian pembegalan dan curanmor. Pemuda itu tewas dalam penangkapan yang dilakukan tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung Rabu (24/1). Sementara rekannya, Basri menyerahkan diri. (nca/c1/ais)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terserang Virus Jembrana, Puluhan Sapi Mati Mendadak di Tuba


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler