Menaker Ida Fauziyah Dukung Pendirian BLK UPTP Morowali

Jumat, 12 November 2021 – 15:53 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat beraudiensi denganBupati Morowali Taslim di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (12/11). Foto: Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sangat mendukung usulan pendirian Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP) di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, BLK UPTP Morowali diyakini akan mempercepat menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di daerah.

BACA JUGA: Menaker Kunjungi Konjen RI dan BLK Jeddah, Ada 2 Hal Penting Dibahas

"Apalagi Pak Bupati tadi mengatakan sudah memiliki pemetaan kebutuhan tenaga kerja dan peningkatan kompetensinya," ujar Menaker Ida seusai menerima audiensi Bupati Morowali Taslim di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (12/11).

Menaker Ida berharap pendirian BLK UPTP Morowali akan menjawab beberapa tantangan di tiga kabupaten, yatu Morowali, Morowali Utara, dan Konawe Utara.

BACA JUGA: Pesan Menaker Ida untuk Generasi Milenial Harus Siap Hadapi Persaingan Dunia Kerja

Tiga kabupaten tersebut memiliki persoalan sama, yakni sebagai kawasan industri memiliki kendala dalam menyiapkan tenaga kerja lokal.

Secara geografis, Kabupaten Morowali sangat strategis karena terletak di antara Kabupaten Konawe Utara dan Morowali Utara.

BACA JUGA: Menaker Ida Sebut Korea Selatan Hapus Pembatasan Jumlah Tenaga Kerja Indonesia

Dari sisi kebutuhan tenaga kerja, masyarakat atau tenaga kerja nantinya dapat diserap seperti industri nikel dan industri lain yang ada di daerah setempat.

Dirjen Binalavotas Kemnaker Budi Hartawan menyatakan pembangunan UPTP biasanya dilakukan di ibu kota provinsi, sehingga kemungkinan UPTP Morowali akan dibangun di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Sedangkan di Morowali akan dibangun workshop dengan skema kerja sama antara Pemda, PT IMIP, dan Kemnaker.

"Skema kerja samanya yakni lahan dari Pemda, bangunan dari Kemnaker, peralatan dari perusahaan. Skema kerja sama ini terus kami bangun sekarang, karena tidak mungkin segala sesuatu mengandalkan APBN," kata Budi Hartawan.

Bupati Taslim menyambut positif atas dukungan Menaker Ida untuk menempatkan BLK UPTP di Morowali.

Dia menilai saat ini Morowali banyak dimasuki investor sehingga banyak kawasan terbangun di Morowali dan dibutuhkan tenaga kerja lokal terlatih (skilled).

Taslim menegaskan mengatakan tantangan yang dihadapinya di wilayahnya yakni kesulitan menyiapkan tenaga kerja memiliki skill sehingga dapat menyiapkan tenaga skilled untuk mendukung terbangunnya industri di Morowali.

"Karena itu, kami harap agar BLK Kemnaker bisa didirikan dan dioperasikan di Morowali, " ujarnya.

Untuk kebutuhan BLK UPTP Morowali Taslim mengungkapkan pihaknya telah menyediakan lahan seluas 15 hektare dan cadangan lahan 4 hektare.

Lahan seluas 19 hektare tersebut berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Bumi Fonuasingko, Bungku Tengah, Morowali, Sulawesi Tenggara.

"KTM tersebut luasnya 380 hektare, dan kami siapkan lahan UPTP BLK seluas 19 hektare," kata Taslim didampingi Kadisnakertrans Morowali Abdurahman Topo, Kepala BLK Morowali Sri Wahyuni, dan Manajer HRD Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Achmanto Mendatu. (mrk/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler