Menang Asal

Oleh Dahlan Iskan

Kamis, 16 Mei 2019 – 04:24 WIB
Dahlan Iskan.

jpnn.com - Dasar pedagang. Presiden Donald Trump memang menyakitkan hati rakyat Tiongkok.

Namun masih bisa juga dikomersialkan. Oleh pedagang Tiongkok.

BACA JUGA: Perang Dagang Memanas, Donald Trump dan Xi Jinping Dijadwalkan Bertemu di Jepang

Barang-barang bergambar Trump banyak juga digemari. Wajah Trump yang khas itu. Mimik yang sinis itu. Rambut kuningnya itu. Alis matanya itu.

Kemarin koran terbesar di Hong Kong, South China Morning Post menampilkan foto unik. Seorang pejabat tinggi di negara bagian Louisiana menyingsingkan bagian bawah celananya. Di depan Trump. Yang lagi berkunjung ke negara bagian itu.

BACA JUGA: Guo Bannon

"Nih, lihat!“ mungkin begitu kata pejabat daerah tersebut. Sambil menunjukkan kaus kakinya kepada presidennya. Kaus kaki itu bergambar Trump.

Dilaporkanlah dengan bangga: kaus kaki itu 100 persen made in America. Dibuat di California.

BACA JUGA: Gila dan Mabuk

Koran itu lantas menceritakan hasil browsing wartawannya. Sang wartawan menemukan kaus kaki yang terlihat amat sama. Bisa dibeli di Alibaba.com. Dengan harga 1,8 dolar Hong Kong. Atau sekitar Rp 30.000 sepasang.

Itu bikinan Yiwu. Salah satu kabupaten di Provinsi Zhejiang. Arah selatan kota Hangzhou.

Diberitakan, pabrik di Yiwu itu memang mengekspor kaus kaki bergambar Trump ke Amerika. Importirnya banyak perusahaan di Amerika. Ada juga yang dari California.

Kini Trump sudah siap-siap kampanye untuk masa jabatan kedua. Berarti perlu banyak atribut kampanye bikinan Tiongkok: bendera Amerika, topi Make America Great Again, kaus.... dan apa saja yang bergambar Trump.

Berarti ia harus membayar tarif impor lebih tinggi untuk kampanyenya nanti. Itu pun kalau ekonomi Amerika tetap baik. Seperti yang ia banggakan dua tahun terakhir ini.

Bagaimana kalau ternyata harga-harga naik, inflasi tinggi, pasar modal merosot?

Trump sudah menyiapkan kambing hitam: Bank Sentral Amerika. The Fed. 

"Kalau saja The Fed bisa seperti Bank Sentral Tiongkok perang ini langsung selesai. Kita pemenangnya," ujar Trump kemarin. Seperti dikutip Bloomberg.

Trump memang terus mengancam The Fed. Lewat kicauannya di Twitter. Agar The Fed mau menurunkan suku bunga. Untuk mengompensasi kenaikan harga-harga barang impor. Yang bea masuknya ia naikkan minggu lalu. Untuk hampir semua barang. Termasuk kaus kaki.

Namun, di Amerika, The Fed sangat independen. Presiden pun tidak boleh ikut campur. Justru sikap Trump seperti itu ditertawakan!

Para ahli memang sepakat: Bank Sentral Tiongkok akan dimainkan dalam perang dagang ini. Dengan cara melonggarkan kredit, menurunkan suku bunga dan melemahkan nilai Yuan. Yang bisa mengkompensasi kenaikan biaya ekspor ke Amerika itu.

Itulah.

Perang dagang ini akan panjang. Bisa sampai ke perang mata uang.(***)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspadai Peluang Tiongkok Dapatkan CPO Murah dari Indonesia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler