Mencari Pelaku Pelemparan saat Ibadah Kedukaan, Dikeroyok 10 Orang

Rabu, 02 November 2016 – 21:45 WIB
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com - MANADO — Nasib tragis dialami Yani Wakes (45), warga Desa Mopolo Esa, Jaga III, Kecamatan Ranoyapo.

Buruh bangunan itu mengalami luka robek di kepala. Beberapa anggota tubuhnya juga luka memar.

BACA JUGA: Pelaku Pembobolan Rekening Nasabah BRI Terekam CCTV

Dia dikeroyok sekitar 10 orang, salah satunya berinisial JT alias alias Jovel (30-an), warga Desa Mopolo Esa Atas.

Kejadiannya di Desa Mopolo Esa, Jaga III, Kecamatan Ranoyapo, Senin (31/10) sekira pukul 23.00 wita.

BACA JUGA: Super Kejam! Mata Wanita Lansia Dicongkel, Lehernya Juga Digorok

Sumber di Rumah Sakit menyebutkan, insiden berdarah itu berawal, Minggu (30/10) malam, di Desa Mopolo Esa Bawa.

Saat itu, ada  ibadah kedukaan. Mendadak sekelompok pemuda melempar atap sabua sehingga mengganggu prosesi ibadah tersebut.

BACA JUGA: Hikssss...Istri Gatot Brajamusti Tiap Malam Nangis

Merasa tersinggung, esok harinya setelah pemakaman, korban mengajak beberapa rekannya mencari tahu dalang yang melempar rumah duka tersebut.

Karena tidak menemukan pelakunya, rekan-rekan korban langsung balik arah.

Sedangkan korban sendiri masih berada di Desa Mopolo Atas. Sudah beberapa jam tidak ditemukan, akhirnya korban bermaksud pulang.

Namun, sepertinya para pelaku sudah mencium kedatangan korban.

Ketika korban hendak memacu kendaraannya, para pelaku langsung mengepungnya kemudian melakukan pengeroyokan hingga korban roboh di atas aspal.

Pelaku Jovel membacok korban dengan pisau besi putih. Akibatnya, kepala korban robek serta beberapa anggota tubuh penuh luka memar.

Para pelaku langsung kabur. Sedangkan korban atas pertolongan warga dilarikan ke rumah sakit terdekat, setelah itu dirujuk ke RSUP Prof Kandou Manado untuk mendapatkan perawatan medis. (PM/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lia Kirim SMS Minta Tolong Sebelum Dihabisi Sang Kekasih


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler