Mencekam, Rumah Warga Dibakar OTK, Kapolda Langsung Turun

Senin, 11 April 2022 – 13:49 WIB
Anggota kepolisian sedang memadamkan api di salah satu rumah warga Kariuw di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah yang terbakar, Minggu (10/4/2022) malam. ANTARA/HO-Polda Maluku

jpnn.com, AMBON - Orang tidak dikenal (OTK) membakar salah satu rumah warga Desa Kariuw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Aksi kriminal itu terjadi pada Minggu (10/4), sekitar pukul 19.30 WIT.

BACA JUGA: Warga Bandung Mungkin Kenal dengan Preman Ini, Dia Sudah Ditangkap

Kebakaran rumah itu diketahui saat aparat pengamanan melakukan patroli. Mereka melihat titik api pada sebuah rumah yang berada di bagian atas, atau tepatnya paling belakang Kampung Kariuw.

Saat menuju rumah itu, aparat melihat orang berlari masuk ke dalam hutan.

BACA JUGA: Anak Aniaya Ibu Kandung karena Tak Dibelikan Kuota Internet, Durhaka

Sempat dikejar, namun orang tak dikenal yang diduga sebagai pelaku pembakaran itu berhasil lolos, lari masuk dalam gelapnya hutan kawasan itu.

Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif memerintahkan personelnya untuk mengusut tuntas kasus kebakaran rumah warga di Kariuw.

Ia menegaskan, kebakaran rumah warga yang tak berpenghuni itu merupakan murni kasus kriminal.

Ia meminta semua pihak agar tidak mengaitkannya sebagai persoalan antarnegeri.

"Kami duga ada kelompok kriminal yang kembali berusaha untuk melakukan aksi kejahatan di sana," kata kapolda di Ambon, Senin.

Kapolda meminta warga untuk tidak terprovokasi dengan situasi dan kondisi yang terjadi tersebut. Bahkan dirinya meminta bantuan masyarakat agar dapat memberikan informasi terkait pelaku kejahatan itu.

"Kami minta semua pihak membantu Polri untuk bisa berikan informasi. Jangan malah saling tuduh dan terbawa asumsi-asumsi yang membuat makin sulitnya proses penanganan di sana. Justru harusnya kedua pihak saling bersatu dan memberikan informasi dan membantu aparat TNI dan Polri agar pelaku dapat ditangkap dan diproses hukum," ujarnya menegaskan.

Rumah yang terbakar sempat dijinakkan menggunakan peralatan seadanya. Namun karena terbuat dari bahan mudah terbakar (setengah permanen), rumah itu sulit dijinakkan hingga merembet membakar satu rumah di sebelahnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut agar tidak terulang lagi, Kapolda Maluku telah memerintahkan agar sementara waktu memberlakukan jam malam di Desa Kariuw.

"Sementara kami akan memberlakukan jam malam mulai pukul 20.00 WIT sampai dengan 06.00 WIT, jadi untuk aktivitas orang luar tidak boleh masuk di Desa Kariuw kecuali dengan alasan tertentu, seperti ibadah dan lainnya, dan harus melaporkan/sepengetahuan petugas di sana," kata Kapolda. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler