Dua turis Australia dibawa polisi Bali untuk diinterogasi setelah mereka mendaki Gunung Agung yang masih dalam status bahaya.

Polisi di Bali mengatakan bahwa para pria itu mulai mendaki pada hari Kamis (4/1/2018) pukul 2:00 pagi dan ditahan saat mereka turun gunung delapan jam kemudian.

BACA JUGA: Israel Tawarkan Bayari Pencari Suaka Afrika Kembali Ke Negara Asalnya

Ricky Tonacia, 34 tahun, dan Jack Dennard, 26 tahun, mengatakan kepada polisi bahwa mereka tak mengetahui zona eksklusi 8-10 kilometer di sekitar gunung berapi tersebut.

Gunung Agung meletus sejak bulan November dan siapa saja dilarang mendekati dalam jarak 8 kilometer dari kawah gunung berapi tersebut.

BACA JUGA: Insinyur Bosnia Buat Kendaraan Listrik Yang Bisa Dilipat

Zona eksklusi dipublikasikan secara luas ke seluruh Bali.

Ahli vulkanologi mengatakan, letusan besar bisa terjadi kapan saja dan siapapun tak boleh berada di dekat puncak gunung berapi itu.

BACA JUGA: Australia Berambisi Kuasai Pasar Ganja Untuk Pengobatan

Kapolsek Selat di Kabupaten Karangasem, AKP I Made Sudartawan, mengatakan, kantornya menerima laporan bahwa dua turis asing mendaki Gunung Agung. Para pria mengatakan kepada polisi bahwa mereka tak menyadari adanya zona eksklusi.

Supplied

"Kami pergi ke gerbang di perbatasan zona bahaya yang tidak menanjak, dan kami bertemu dengan dua pemandu yang menunggunya turun dari puncak," sebutnya.

"Kepala militer setempat dan saya serta beberapa relawan menunggu mereka kembali dan ketika mereka kembali, kami mengamankan mereka di Polsek Selat, untuk memperoleh pernyataan dari mereka."

Kedua pria itu diizinkan untuk kembali ke akomodasi mereka di wilayah Canggu.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pria Australia Lebih Sering Gunakan Ponsel di Toilet

Berita Terkait