Mendes Dukung Penuh Nobar Piala Dunia 2018 di Desa

Minggu, 13 Mei 2018 – 08:35 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo di Rakornas Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Sabtu (12/5). Foto: Ist for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, mendukung penuh acara Nonton Bareng Piala Dunia 2018 di desa.

Selain mempererat persatuan dan ajang hiburan, Menteri Eko meyakini kegiatan tersebut juga akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa.

BACA JUGA: Menteri Eko Perintahkan Dana Desa Tersalurkan dalam 7 Hari

"Akan ada jutaan orang yang nobar (nonton bareng). Akan ada kesempatan masyarakat untuk berjualan. Saya apresiasi acara ini karena bisa ikut menggairahkan ekonomi di pedesaan," ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Rakornas Panitia Nasional Nonton Bola Piala Dunia 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Sabtu (12/5).

Dengan bertepatan saat waktu lebaran, lanjut Menteri Eko, masyarakat desa dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan pendapatan mereka dengan membuka usaha atau lainnya.

BACA JUGA: 17 Negara Asia Pasifik Pelajari Program Dana Desa Indonesia

Selain itu, dengan adanya acara nobar di desa-desa seluruh Indonesia, Menteri Eko berharap masyarakat dapat mengetahui keberhasilan pembangunan desa secara langsung.

“Nobar sebagai ajang hiburan sekaligus edukasi masyarakat supaya lebih tahu program pemerintah termasuk dana desa agar masyarakat lebih berpartisipasi. Ada sekitar 39.000 pendamping desa yang akan sama-sama ikut berpartisipasi dengan panitia nasional nobar Piala Dunia," ujar Menteri Eko.

BACA JUGA: Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Bali

Sementara itu, Penanggung Jawab Panitia Nasional Nonton Bareng Piala Dunia 2018, Budi Arie Setiadi mengatakan, menonton bola adalah kegembiraan.

Bahkan dirinya optimistis kegiatan tersebut akan berlangsung lancar karena baru saat ini dibentuk secara resmi Panitia Nasional hingga pelaksanaan Rakornas.

"Nonton bola adalah bagian dari kegembiraan. Selama satu bulan kita harap ada gerakan bersama untuk tentram, guyub, dan damai. Nobar di puluhan ribu titik di Indonesia dari Sabang sampai Merauke," ujar Arie.

Panitia Nasional meyakini, tontonan nobar yang digelar akan mendorong transaksi dan menggerakkan ekonomi di desa.

Keguyuban antara desa dan kota perlu terus didorong. Kemeriahan yang ada di desa dan lapangan kecamatan akan menghibur para pemudik yang pulang ke desa. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Padat Karya Tunai Kementerian Beri Banyak Manfaat bagi Desa


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler