Mendikbud Bolehkan Guru yang Belum Vaksinasi Melakukan PTM Terbatas

Rabu, 07 April 2021 – 04:04 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Mendikbud Nadiem Makarim tidak sabar lagi menanti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas segera dilakukan.

Hal ini selaras dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, yang diumumkan pada Selasa (30/3) lalu.

BACA JUGA: Poin-poin Penting Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta, Silakan Baca!

"Jadi kalau guru dan tenaga kependidikan (tendik) di satuan pendidikan sudah divaksin Covid-19 secara lengkap maka PTM terbatas harus dilakukan,' kata Nadiem Makarim saat kunjungan kerja ke Balikpapan, Selasa (6/4).

Dia menegaskan, PTM terbatas juga dibarengi dengan layanan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

BACA JUGA: Amanda Manopo Nyaris jadi Korban Pelet

Namun demikian, satuan pendidikan yang sudah atau pun dalam proses melakukan PTM terbatas walaupun guru dan tendiknya belum divaksinasi tetap diperbolehkan melakukan PTM terbatas selama mengikuti protokol kesehatan dan sesuai izin pemerintah daerah.

Mendikbud menyampaikan, salah satu tantangan terbesar dari PJJ adalah murid tidak bisa ke sekolah untuk berinteraksi dengan guru dan teman-temannya.

BACA JUGA: Buka ITEO 2021, Menhub: Semua Taruna dan Taruni Transportasi Harus Menguasai Bahasa Inggris

Dia meyakini manfaat PTM, meski terbatas pada kenyataannya sulit digantikan dengan PJJ. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemda, warga satuan pendidikan, dan seluruh pihak yang terus bahu membahu memastikan prinsip kesehatan, keselamatan, dan tumbuh kembang anak berjalan semaksimal mungkin,” tuturnya.

Salah satu tenaga pendidik yang melakukan vaksinasi di Dome Kota Balikpapan yaitu Azam Izzati perwakilan guru dari PAUD Mutiara Azam menyambut gembira pelaksanaan vaksinasi. 

Dia berharap semua PTK dapat segera mendapat vaksinasi Covid-19.

“Kepada rekan-rekan guru, jangan takut divaksin, supaya sehat,” ajaknya.

Senada dengan itu, Erlin Oktyawardani, salah satu pengajar di KB dan TK Kartika 58 juga menyebut kebijakan vaksinasi sangat bagus karena guru adalah garda terdepan penggerak roda pendidikan.

Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memiliki imunitas tubuh yang kuat dalam menyelenggarakan pembelajaran, terutama PTM terbatas. (esy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Danone Indonesia Turut Sukseskan Vaksinasi untuk Pelaku Pariwisata di Yogyakarta


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler