Mengatai Risma, Bupati Alor Sudah Ditegur Gubernur Viktor Laiskodat

Sabtu, 19 Juni 2021 – 05:45 WIB
Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu. ANTARA/Benny Jahang.

jpnn.com, KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat telah menegur keras Bupati Alor Amon Djobo yang mengatai Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma beberapa waktu lalu.

Video Bupati Alor Amon Djobo  memarahi staf Kementerian Sosial dan mengatai Risma sempat viral di media sosial (medsos) beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: PDIP Cabut Dukungan untuk Bupati Alor yang Memaki Mensos Risma

"Gubernur NTT sudah memanggil yang bersangkutan ke Kupang, dan menegur dengan keras terhadap Bupati Alor Amon Djobo untuk tidak lagi mengatai siapa pun dengan kata-kata yang tidak patut disampaikan seorang pejabat pemerintahan," kata Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu kepada wartawan di Kupang, Jumat (18/6).

Marius mengatakan hal itu terkait pengaduan yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Alor Enny Anggrek terhadap Amon Djobo ke Bareskim Mabes Polri, setelah adanya video viral yang memarahi staf Kementerian Sosial hingga mengatai Risma.

BACA JUGA: Mensos Risma: Kalau Bantuan Langsung ke Bupati Dikhawatirkan Ada Penyelewengan

Gubernur Viktor sebagai wakil pemerintah pusat di daerah telah memberikan teguran secara lisan terhadap orang nomor satu di Kabupaten Alor itu.

"Gubernur Viktor memanggil yang bersangkutan ke Kupang, dan memberikan teguran keras untuk tidak mengulangi lagi hal seperti itu," ucap Marius.

BACA JUGA: MenPAN-RB Prihatin Melihat Kelakuan Pejabat Ini

Menurut Marius, tindakan bupati Alor itu seharusnya tidak perlu dilakukan oleh seorang pejabat pemerintahan.

Marius menjelaskan, sesuai pengakuan Amon Djobo bahwa pernyataan tidak patut itu dilakukan karena yang bersangkutan dalam kondisi stres akibat menghadapi bencana alam badai seroja yang melanda daerah itu.

Pemerintah NTT, kata Marius, tidak menghendaki persoalan itu sampai ke ranah hukum.

"Kami berharap laporan ketua DPRD Kabupaten Alor itu bisa ditinjau kembali dan menyelesaikannya secara kekeluargaan," ujar Marius. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler