Mengenal Roadshow PPAN Asal Maluku Utara 2017

Senin, 27 Maret 2017 – 08:00 WIB
Peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) asal Maluku Utara 2017. FOTO: Malut Post/JPNN.com

jpnn.com, TERNATE - Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) adalah program tahunan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berupa pengiriman pemuda-pemudi terbaik dari seluruh pelosok Indonesia mewakili daerah masing-masing dan juga Indonesia di tingkat internasional. Untuk Maluku Utara, program ini telah terlaksana sejak 2003 sampai sekarang.

Ika Fuji Rahayu - Ternate

BACA JUGA: Pelajar Tarik Celdam Mantan Pacar hingga Koyak, Miris!

PPAN menawarkan berbagai program yang beragam. Seperti Indonesia-Canada Youth Exchange Program (ICYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia Kanada, Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia Malaysia, Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia Australia.

Selain itu, Indonesia-China Youth Exchange Program (ICHYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia China, Ship for South East Asia Youth Exchange Program (SSEAYP) atau Pertukaran Pemuda Asean-Jepang, Indonesia-Korea Youth Exchange Program (IKYEP) atau Pertukaran Pemuda Indonesia Korea Selatan, dan Asean Students Visit India (ASVI) atau Pertukaran Pemuda Asean-India.

BACA JUGA: Gila! Mau Tawuran, Pelajar SMP Sewa Preman Bersenjata

Adapun persyaratan umum yang harus dimiliki untuk para peserta seleksi PPAN di antaranya Berkewarganegaraan Indonesia dan merupakan putra daerah yang berdomisili di Provinsi Malut; Pemuda usia antara 18 tahun sampai dengan 30 tahun; belum menikah; berpendidikan terakhir SMA/SMK/Sederajat.

Persyaratan lainnya adalah sehat jasmani dan rohani; menguasai kesenian/kebudayaan Malut; berwawasan luas secara nasional maupun internasional; serta pastinya dapat berkomunikasi secara aktif dan efektif dalam bahasa inggris.

BACA JUGA: Peringatan Dari Polisi, Pelajar Dilarang Bawa Kendaraan

Setiap tahunnya, Kemenpora bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi di seluruh Indonesia bersama Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) atau Alumni Pertukaran Pemuda Antar Negara akan menyelenggarakan seleksi terbuka untuk seluruh pemuda-pemudi Indonesia yang ingin mengikuti PPAN. Begitu pula tahun ini. Tahun 2017 ini Maluku Utara berkesempatan mendapat dua kuota PPAN yaitu ICYEP (Pemuda usia 18-24 tahun) dan SSEAYP (Pemuda usia 20-30 tahun).

PCMI Malut saat ini tengah melaksanakan Roadshow PPAN Maluku Utara 2017. Tujuannya untuk mempromosikan PPAN 2017 ke kampus-kampus di Malut. Di antaranya Universitas Khairun, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Ternate, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU), Universitas Pasifik (Unipas) Morotai, Politeknik Kesehatan (Poltekkes Ternate), Universitas Bumi Hijrah Sofifi, serta Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau.

Selain kunjungan ke kampus-kampus, PCMI Malut juga membangun kerja sama dengan media-media lokal seperti Radio Istana FM 101 Mhz, Radio Republik Indonsia (RRI) Ternate 96,7 Mhz, dan Radio Diahi 89,2 Mhz untuk turut menyebarkan informasi seputar seleksi PPAN 2017 melaui udara. Bahkan kegiatan mingguan Car Free Day di seputaran Lapangan Salero (Sunyie Lamo) juga dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi.

Harapan dari PCMI Maluku Utara untuk para calon peserta Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) perwakilan Maluku Utara tahun ini adalah semoga siapapun yang akan terpilih nanti akan menjadi perwakilan terbaik dari Provinsi Maluku Utara yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Juga mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.

Sebab tujuan dari PPAN adalah mengirim pemuda-pemudi terbaik Indonesia ke berbagai negara. Harapannya, mereka dapat mempelajari berbagai hal yang ke depannya akan membantu memberikan perubahan dan dampak positif terhadap pribadi maupun masyarakat luas. Pemuda yang bukan hanya duduk diam mengutuk keadaan melainkan bergerak melakukan sesuatu untuk mencapai perubahan ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

Pengalaman yang didapat selama dan setelah mengikuti PPAN yang dialami oleh para alumni begitu terlihat manfaatnya. Beberapa alumni ada yang telah sukses di dunia kerja sebagai banker di berbagai bank swasta. Ada yang menjadi pribadi yang lebih aktif dan percaya diri daripada sebelumnya dan lebih peka terhadap berbagai isu sosial dan dunia kerelawanan. Ada juga yang telah memilih berkarir di LSM internasional, melanjutkan studi ke jenjang S2 di Australia dan Inggris, dan ada pula yang sedang merencanakan studi S3.

Perlu dicatat bahwa PPAN bukanlah program perjalanan wisata dengan tujuan mengumpulkan swafoto (photo selfie) terbanyak dengan berbagai gaya untuk kemudian dipamerkan di berbagai jejaring media sosial. PPAN adalah perjalanan mencintai negeri serta wadah mempromosikan Indonesia dan mempererat tali persaudaraan dengan negara-negara lain.

Nah, bagaimana cara mengikuti seleksi PPAN 2017? Caranya hanya satu yaitu mendaftar. Silahkan mengunduh formulir pendaftaran yang terdapat di Halaman Facebook PCMI Maluku Utara dan sesegera mungkin dikumpulkan, paling lambat sebelum tanggal 7 April 2017.

Api semangat pemuda kamu telah terbakar? Apakah kamu pemuda yang sedang kami cari? Siap menjadi pemuda terbaik mewakili daerah dan Indonesia? Sampai jumpa pada hari seleksi!.(*)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ya Ampun, Siswa dan Siswi Berkomplot untuk Mencuri


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler