Mengerikan, Detik-detik Pria Lumpuh dan 3 Karyawan Rumah Makan Terjebak di Tengah Kobaran Api

Rabu, 09 Maret 2022 – 05:51 WIB
Petugas BPBD dan Dinas Pemadaman Kebakaran saat mengevakuasi salah satu jenazah korban kebakaran di pemukiman Muara Rapak Balikpapan yang ditemukan tertimbun di balik puing-puing bangunan, Selasa (8/3). Foto : Humas BPBD Kota Balikpapan.

jpnn.com, BALIKPAPAN - Seorang pemilik rumah makan dan tiga karyawannya ditemukan tewas setelah kebakaran menghanguskan empat bangunan ruko di Jalan Soekarno-Hatta KM 2, Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (8/3) dini hari.

Insiden mengerikan itu terjadi saat keempat korban tewas maupun selamat terlelap tidur.

BACA JUGA: Tragis, Istri Tak Sempat Menyelamatkan Suami yang Lumpuh Saat Terjebak di Tengah Kobaran Api

Tragisnya, seorang istri sempat berupaya menyelamatkan suaminya yang lumpuh akibat penyakit stroke yang dideritanya, tetapi tidak berhasil karena terhalang kobaran api yang semakin membara.

Korban yang bernama M Noor (45) yang juga pemilik salah satu roko yang terbakar itu ditemukan tewas.

BACA JUGA: Muara Rapak Balikpapan Membara, Satu Keluarga Tewas Terpanggang, Mengerikan

Selain M Noor, tiga karyawan rumah makan juga menjadi korban.

Ketiganya, yaitu Lukman Harun (25), Adi Nurdiansyah (25) dan Indra Sofiyan (25).

BACA JUGA: Polisi Kembali Datangi Rumah Mbak Oktavia Darmayanti, Kapolsek Sampai Menangis, Ada Apa?

Jasad keempat korban ditemukan petugas BPBD Kota Balikpapan di balik puing-puing sisa kebakaran.

Seluruh jasad korban itu kini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Polda Kaltim menurunkan tim laboratorium forensik (labfor) untuk menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran yang memakan korban jiwa dan menghanguskan empat bangunan ruko tersebut.

"Dibantu Tim Inafis Polresta Balikpapan dan jajaran Polsek Balikpapan Utara, kami tadi mendatangi beberapa titik, di antaranya muasal api dan dimana korban ditemukan," ucap Kompol Hadi Purwanto, salah satu Tim Labfor ketika dikonfirmasi JPNN.com, Selasa (8/3).

Tim Labfor juga mengambil gambar lokasi kebakaran dari udara, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Selanjutnya beberapa barang bukti di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) juga diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

"Kami bawa tadi ada beberapa barang bukti, di antaranya ada abu dan kabel untuk pemeriksaan lebih lanjut," beber Kompol Hadi.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo menambahkan empat bangunan yang terbakar itu adalah toko penjual gorden, rumah makan dan peralatan olah raga.

Satu ruko lainnya hanya ditinggali oleh pemilik M Noor yang mengalami stroke.

"Ada empat korban. Satu pemilik ruko yang sakit stroke. Kemudian tiga lainnya karyawan di rumah makan," ucap Kombes Yusuf saat dikonfirmasi JPNN.com melalui sambungan telepon.

Kombes Yusuf mengungkapkan informasi yang disampaikan warga terkait muasal api masih simpang siur.

"Ada yang bilang dari rumah makan. Ada juga yang bilang dari (ruko) gorden. Namun ketiga petak ruko itu milik satu orang yang sama," jelasnya.

Keempat jasad korban hingga saat ini masih berada di rumah sakit guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah ini korban M Noor kami serahkan ke pihak keluarga. Untuk tiga jenazah karyawan akan dipulangkan ke Jawa Barat. Mereka warga Cirebon, Kuningan dan Majalengka," kata Kombes Yusuf. (mcr14/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler