Mengerikan, Suami Tewas Mengambang Usai Cekcok dengan Istri

Kamis, 07 Juli 2016 – 06:32 WIB
Ilustrasi. JAWA POS GROUP

jpnn.com - SALAH satu warga Dusun Munti Gunung Kangin, Tianyar Barat, Made Raka, 35, dikabarkan menghilang setelah sempat cekcok dengan istrinya akhir pekan lalu. Pencarian Raka pun berakhir dua. Dia ditemukan di Pantai Tukad Legawa dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Bapak satu anak tersebut ditemukan warga mengapung sekitar 200 meter dari pantai.  

BACA JUGA: Bayi yang Jenazahnya Pulang Naik Motor Dibekali Uang Saat Dikubur

Orang yang kali pertama menemukan korban adalah warga setempat, Made Luwes, 40, asal Munti Gunung Kauh, Tianyar Barat.

Made Luwes sendiri sejak awal ikut melakukan pencarian korban yang asal Dusun Munti Gunung Kangin, Tianyar Barat.

BACA JUGA: Madinah dan Solo Diguncang Bom, Gubernur Klaim Lampung Kondusif

Korban ditemukan pukul 09.30wita dalam kondisi mengapung. Begitu terlihat warga dan tim SAR langsung melakukan evakuasi.

Kemudian jenasah korban dibawa ke RS Karangasem untuk dilakukan visum. Pihak berwajib sendiri sempat menyarankan korban di otopsi kalau ingin tahu sebab sebab kematiannya.

BACA JUGA: Bandarlampung Siaga Bom, Perketat Pengamanan di Seluruh Objek Vital

Namun pihak keluarga menolak untuk melakukan otopsi. Sementara karena masih ada upacara di kerabatnya jenasah korban kemarin masih dititip di RS Amlapura.

Rencananya hari ini korban akan di pulangkan ke rumah duka dan selanjutnya akan dikubur. 

Menurut penuturan sepupu korban, Made Asta, 30, korban selama ini menderita sakit batuk.

Sakit yang dideritanya sendiri diakui sudah cukup lama. “Dia sakit batuk sudah cukup lama,” ujar Made Asta. Bahkan, badannya juga semakin kurus karena sakit.

Diduga korban sakit karena kena debu paras bata. Sebab selama ini yang bersangkutan sebagai pengrajin ukiran batu paras. Selama dia bekerja jarang menggunakan maskar.

Korban juga kerap ngambul dan pasrah dengan kondisi penyakitnya. Bahkan sempat bilang kepada sepupunya kalau dia meninggal agar anak dan istrinya dirawat baik baik.

Ya, dua hari sebelum pergi korban sempat cekcok dengan istrinya. Awalnya korban mengeluh sakit pada bagian dada.

Bahkan oleh sang istri, Komang Emben 25, korban diminta untuk berobat. Namun Raka menolak. Di sinilah pasutri ini terlibat cekcok mulut. Kemudian korban pergi. 

Kuat dugaan kalau saat korban pergi tersebut malah nekat mengakhiri hidupnya. (tra/mus)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pada Hari H Lebaran, Bandara Daerah Ini Lengang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler