Menggeliatnya Prostitusi di Balik Jatuhnya AirAsia, Harga Kencan Naik 100 Persen

Senin, 19 Januari 2015 – 02:25 WIB
Di Tengah Proses Korban Airasia QZ8501, Harga Kencan Naik 100 Persen. Seorang PSK yang berhasil ditemui Palangka Ekspres (Grup JPNN.com) di salah satu penginapan. Foto Palangka Ekspres/JPNN.com

jpnn.com - PANGKALAN BUN - Hukum ekonomi berlaku di kehidupan malam di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Dengan banyaknya tamu yang datang di Pangkalan Bun saat evakuasi korban AirAsia QZ8501 yang jatuh pada 28 Desember 2014, permintaan pun meningkat.

Hal itu diakui, sebut saja Melati (19) kepada Palangka Ekspres (Grup JPNN.com). Salah seorang Pekerja Seks Komersil (PSK) yang baru empat bulan menggeluti bisnis prostitusi. Peluang untuk meraup keuntungan di tengah ramainya aktivitas di Pangkalan Bun dimanfaatkan dengan baik.

BACA JUGA: Menggeliatnya Kehidupan Malam di Tengah Proses Evakuasi AirAsia

Menurut perempuan yang memiliki rambut panjang itu, meningkatnya ‘jam kerja’ tidak lepas dari banyaknya pihak luar yang datang. Ia pun memasang tarif dengan harga yang tak biasa.

Jika sebelumnya hanya kisaran Rp 400 ribu sekali kencan, kalini naik menjadi 100 persen. Namun, itu berlaku bagi pelanggan lokal dengan harga Rp 700 sampai Rp 800 ribu. Untuk bule, lain lagi tarifnya.

BACA JUGA: Mendiktiristek Dukung Pengembangan Unair Banyuwangi

“Biasanya paling banter Rp 400 ribu,” Melati kepada Palangka Ekspres. (Fahruddin Fitriya/awa/jpnn)

BACA JUGA: Pelabuhan Benoa jadi Primadona Kunjungan Kapal Pesiar

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nantinya Kalimas Khusus Kapal Pinisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler