Mengharukan, Pimpin Rapat, Bupati Meninggal di Pangkuan Suami

Jumat, 08 April 2016 – 10:07 WIB
SEMASA HIDUP: Bupati Kuningan Hj Utje Ch. Suganda. FOTO: JAWA POS GROUP

jpnn.com - KUNINGAN – Kabar duka datang dari Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Bupati Hj Utje Ch. Suganda meninggal dunia Kamis (7/4) sekitar pukul 15.30 di RSUD 45 Kuningan. Dia diduga mengalami serangan jantung setelah mengikuti banyak kegiatan sepanjang siang kemarin.

Meski sempat ditangani dokter spesialis jantung, dr Deki, perempuan yang akrab dipanggil Bunda oleh bawahannya itu tidak tertolong. Sebelum meninggal dunia, Utje memimpin rapat di kantornya. 

BACA JUGA: Ini Cara Dinkes Sambas Atasi Wabah Rabies

Saat memimpin rapat itulah, dia mengeluh sakit pinggang dan minta izin istirahat di ruang pribadinya. 

Nah, beberapa lama kemudian, di dalam ruang pribadi tersebut, Utje pingsan di pangkuan suaminya, Aang Hamid Suganda. Saat itu pula, pukul 14.30, Utje dibawa ke RSUD 45 Kuningan. 

BACA JUGA: Nelayan Kalbar Boleh Pakai Trawl, Ada Syaratnya

”Waktu pingsan ada di pangkuan Pak Aang,” kata Doni, staf humas, sambil terisak. Namun, pukul 15.30 bupati perempuan yang diusung PDIP tersebut meninggal dunia.

Sementara itu, Kabaghumas Setda Kuningan Asep Budi Setiawan mengungkapkan, agenda kegiatan Utje sepanjang Kamis dimulai dengan menghadiri acara pembinaan jasa konstruksi di Wisma Permata sekitar pukul 09.30 WIB. 

BACA JUGA: Akhir Bulan, Jalan Sei Sesayap tak Berdebu Lagi

Setelah itu, bupati melanjutkan perjalanan menghadiri undangan hajat khitanan putra salah seorang pegawai BKD di Rumah Makan Lembah Ciremai.

”Di kondangan ibu hanya makan buah dan sempat berfoto dengan pengantin sunat dan berbincang dengan Pak Sekda. Setelah itu, ibu melanjutkan perjalanan kunjungan ke sejumlah kantor dinas dan kecamatan,” ungkap Asep. 

Utje mengawali sidak ke kantor satpol PP, kemudian ke kantor BPMDes, BKPPP, dispendukcapil, dan BPPT. Sebelum melanjutkan perjalanan dinas, Utje menyempatkan makan siang di Rumah Makan Cipondok bersama ajudan dan petugas protokoler.

”Setelah makan siang, ibu mengunjungi kantor Kecamatan Kadugede dan Darma. Seusai kegiatan kunjungan tersebut, beliau langsung memimpin rapat tentang ke-PU-an bersama dinas cipta karya, bina marga, dan SDAP di ruang rapat Purbawisesa Setda,” tutur Asep.

Saat memimpin rapat tersebut, Utje tiba-tiba mengeluhkan sakit pinggang dan pamit masuk ruangan. Dikabarkan, Utje pingsan di pangkuan sang suami. Saat itu juga pihak pendapa memanggil dokter Deki dari RSUD 45 yang langsung membawa Utje ke IGD.

Utje masuk rumah sakit sekitar pukul 14.30 dan ditangani tiga dokter sekaligus. Namun, nyawa- nya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.30. Utje meninggalkan suami dan 5 anak serta 10 cucu.

Jenazah Utje masih disemayamkan di rumah dinas bupati Kuningan dan rencananya dikebumikan hari ini di TPU Kelurahan Winduhaji sekitar pukul 08.00. (fik/mus/JPG/c10/kim)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Speedboat Terbalik, 16 Penumpang Jadi Korban


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler