Menguak Sepak Terjang Dwi Irianto Alias Mbah Putih

Minggu, 30 Desember 2018 – 09:26 WIB
Dwi Irianto alias Mbah Putih. Foto: FILE RADAR JOGJA

jpnn.com, JAKARTA - Dwi Irianto alias Mbah Putih merupakan salah satu tersangka pengaturan skor pada Liga Indonesia yang ditangkap Satgas Antimafia Bola.

Dia ditangkap di Hotel New Saphire, Jogjakarta, Jumat (28/12). Dengan ditangkapnya Dwi, petugas kini sudah mengamankan empat orang, termasuk Johar Lin Eng.

BACA JUGA: Johar Lin Eng dan Mbah Putih Ditangkap, Lasmi Terima Ancaman

"Perannya sama seperti kemarin tersangka JLE. Dia sebagai penyandang dana," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

Dwi Irianto sendiri bukan orang baru di sepak bola Indonesia. Keterlibatannya di sepak bola Indonesia sudah cukup lama, terutama di Jogjakarta.

BACA JUGA: Mafia Bola: Membedah Cara Kerja Mbah Pri dan Anik

Dia pernah menduduki beberapa jabatan strategis di PSSI Jogjakarta mulai sekretaris umum hingga kini jadi wakil ketum.

Dia juga pernah menjadi direktur teknik dan operasional serta direktur utama di PSIM Jogjakarta.

BACA JUGA: Siapakah Dwi Irianto alias Mbah Putih?

Pada 2012 silam, Dwi pernah menjadi inisiator terbentuknya Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).

Dia bersama beberapa rekannya menjadi pijakan untuk menggelar Kongres Luar Biasa PSSI pada Maret 2012 lalu.

Kala itu Dwi merupakan ketua Forum Pengurus Provinsi (FPP) yang berafiliasi dengan KPSI.

Beberapa tahun berselang, dirinya akhirnya terpilih sebagai anggota Komdis PSSI.

Mbah Putih akhirnya memilih mundur dari kepengurusan di Asprov Jogja. (ies/jpc/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Johar Ling Ditangkap, Begini Reaksi Edy Rahmayadi


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler