Menhub Budi Karya Ingin Pembangunan Bandara Bintan Baru di Kepri Selesai Akhir 2023

Senin, 24 Januari 2022 – 23:53 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek Bandara Internasional Bintan Baru, Senin (24/1). Foto: Dokumentasi Kemenhub

jpnn.com, BINTAN - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut baik inisiatif sektor swasta untuk membangun Bandara Internasional Bintan Baru di Kepulauan Riau.

Hal tersebut menurut Menhub juga sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA: Menhub Budi Minta Produsen Otomotif Menggenjot Produksi Kendaraan Listrik

Keberadaan bandara baru dinilai mendukung tumbuhnya sektor industri dan pariwisata yang dapat mendatangkan investasi.

"Kami mendukung penuh partisipasi swasta dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha untuk membangun infrastruktur transportasi, seperti pelabuhan dan bandara" ujar Menhub Budi Karya, Senin (24/1).

BACA JUGA: Reaksi Tegas Gubernur Kepri Soal Pejabat Pemprov Terseret Kasus Korupsi Dana Hibah

Terkait kerja sama tersebut, dia memastikan Kemenhub akan memberi dukungan dan petunjuk agar pembangunannya dilakukan sesuai dengan ketentuan, khususnya yang berkaitan dengan aspek keselamatan.

Menhub Budi Karya menilai Bintan adalah satu pulau yang diperuntukkan untuk menarik investasi yang masif.

BACA JUGA: Korupsi Dana Covid-19, Kepala Puskesmas di Bintan Ditahan, Simak Kata Kejaksaan

Karena itu kehadiran bandara baru diharapkan dapat membuka konektivitas dari dan menuju Pulau Bintan yang dapat mendatangkan investasi besar.

Dia menyarankan bandara yang tengah dikerjakan pihak swasta, yaitu PT Bintan Aviation Investment ini harus berkolaborasi dengan pelaku usaha bertaraf internasional yang memiliki kemampuan menggerakkan para wisatawan mancanegara untuk datang berwisata ke Bintan.

“Kami berharap pihak manajemen dapat menyelesaikan pembangunan bandara baru ini paling tidak akhir 2023. Keberadaan bandara ini diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat di Pulau Bintan, Kepri dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Managing Director PT Bintan Aviation Investment Michael Wudy menjelaskan pihaknya berinisiatif membangun bandara baru di Pulau Bintan sebagai pintu masuk pendorong pergerakan ekonomi, pengembangan sektor industri, dan pariwisata.

“Dalam membangun kami akan tetap memperhatikan aturan-aturan yang ada dan mengutamakan aspek keselamatan,” kata Michael.

PT Bintan Aviation Investment membangun proyek Bandara dan Aerospace Industry Park dengan luas lahan kawasan bandara 800 hektare dan kawasan industri 510 hektare di Pulau Bintan.

Kawasan bandara tersebut nantinya dapat berfungsi sebagai penerbangan umum, fasilitas pemeliharaan pesawat (MRO), dan pusat logistik.

Pembangunan Bandara Internasional Bintan Baru atau New Internasional Airport Bintan sudah berjalan sejak 2015.

Saat ini, pembangunan fase 1 sudah masuk tahap pemadatan tanah untuk "runway" sepanjang tiga ribu meter. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler