Menhub Memaparkan Upaya Percepatan Pemulihan Sektor Transportasi, Silakan Disimak

Rabu, 23 Februari 2022 – 23:13 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja Sektor Transportasi Nasional 2022. Foto: Humas Kemenhub

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkap sejumlah strategi pembangunan sektor transportasi yang dilakukan pada 2022.

Strategi tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan pemulihan sektor transportasi akibat pandemi Covid-19 dan turut mendorong pemulihan ekonomi Indonesia.

BACA JUGA: DPR Minta Kemenhub Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Angkutan Massal

“Sudah banyak upaya dan capaian yang kami lakukan di sektor transportasi, termasuk saat pandemi, seperti pembangunan sejumlah bandara, pelabuhan, terminal, stasiun, juga sarana transportasi seperti MRT, LRT, dan kereta bendara,'' ucap Budi.

Namun, pihaknya tidak lantas berpuas diri dan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan jasa transportasi kepada masyarakat.

BACA JUGA: Kemenhub Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas Terkait Perhelatan MotoGP Mandalika

Hal itu dikatakan Menhub Budi Karya saat membuka Rapat Kerja Sektor Transportasi Nasional Tahun 2022 bertema Sinergi dan Kolaborasi Bersama Mewujudkan Transformasi Struktural Sektor Transportasi Menuju Konektivitas Nasional Yang andal, Profesional, dan Berkelanjutan yang digelar secara daring pada Rabu (23/2).

Menhub menyebutkan, diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan yang ada di sektor transportasi, seperti keterbatasan fiskal APBN, meningkatnya kebutuhan pendanaan infrastruktur transportasi, dan belum optimalnya pelayanan transportasi yang terintegrasi.

BACA JUGA: Kemenhub Siapkan Rp 21,2 Miliar untuk MotoGP Mandalika, Ini Fasilitas yang akan Disediakan

Selain itu, kurangnya tingkat kesadaran akan keselamatan transportasi hingga pengembangan transportasai berkelanjutan yang ramah lingkungan guna menghadapi isu pemanasan global dan perubahan iklim.

Sejumlah strategi yang akan dilakukan adalah mengoptimalkan penerapan pendanaan kreatif non-APBN melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk pemenuhan kebutuhan infrastruktur transportasi.

Selain itu, mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui Badan Layanan Umum (BLU) sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

Kemudian, mendorong keterlibatan peran swasta dalam percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan melakukan transformasi struktural dan digitalisasi dalam upaya meningkatkan layanan transportasi.

“Upaya tersebut tidak bisa dilakukan tanpa kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dengan daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha swasta, media, dan masyarakat,” ujar Menhub.

Menhub menegaskan, jajarannya di Kemenhub terus mengawal visi dan misi Presiden Jokowi.

“Lakukan pengerjaan proyek tidak sekedar memenuhi keinginan. Harus didukung dengan studi yang baik, tepat waktu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Menhub meminta jajarannya untuk menciptakan iklim yang kondusif untuk meningkatkan minat pelaku usaha sektor swasta yang berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi.

Kemudian, Menhub meminta jajarannya untuk melakukan transformasi struktural dalam rangka menciptakan birokrasi yang berorientasi melayani masyarakat.

Tidak ketinggalan, Menhub juga meminta jajarannya untuk terus meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan transportasi serta terus berupaya mengembangkan transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan.

“Ini harus dilakukan agar daya saing negara kita semakin meningkat dan menumbuhkan rasa kebanggaan anak dan cucu generasi penerus dan seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler