Menjangkau Wilayah 3TP, Kapal PELNI Bisa Dikerahkan untuk Distribusikan Vaksin COVID-19

Senin, 21 Desember 2020 – 22:00 WIB
PT Pelni. Foto dok Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Insan Purwarisya L Tobing berharap pemerintah melibatkan perseroan dalam mendistribusikan vaksin COVID-19 ke penjuru Nusantara.

Terlebih, saat ini Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang, 9 kapal kargo dan 45 trayek kapal perintis, dan 20 kapal Rede.

BACA JUGA: PT Pelni Lepas Struktur Terumbu Karang Buatan di Bawah Laut Pantai Banyuwangi

Dengan trayek kapal yang memasuki kota besar maupun wilayah 3TP (tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan), kapal-kapal PELNI sangat dimungkinkan untuk mengambil peran mendistribusikan vaksin COVID-19.

"Selain jangkauan trayek yang luas, kapal-kapal PELNI merupakan operator kapal terbesar di Indonesia yang menjalankan program Tol Laut, di mana peran utamanya mendistribusikan kebutuhan utama masyarakat di wilayah dengan akses yang terbatas. Vaksin COVID-19 saat ini menjadi kebutuhan urgensi yang ditunggu banyak wilayah di Indonesia," tutur Insan.

BACA JUGA: Dikritik Karena Umumkan Lesty Kejora Peringkat 5 Wanita Tercantik Sedunia, Top Beauty World Merespons Begini

Jika diberi kesempatan pemerintah, Insan yakin distribusi vaksin menggunakan kapal PELNI dapat dilakukan dengan segera. Untuk memastikan kesiapan kapal, PELNI siap jika pemerintah ingin melihat langsung kesiapan kapal-kapal PELNI.

"Kapan saja kami siap mendampingi pemerintah melihat sendiri prosedur angkutan barang di kapal PELNI, baik itu kapal penumpang maupun kapal kargo," tutur Insan.

BACA JUGA: Vaksin, 3M dan Hidup Sehat Jurus Menyudahi Pandemi COVID-19

Sebagai informasi, muatan yang dapat diangkut kapal PELNI terbagi atas muatan beku dan non-beku. Untuk muatan beku antara lain seperti daging ayam beku, daging, produk perikanan (ikan beku), obat-obatan, hingga ice cream.

Sedangkan untuk muatan non-beku yang dapat diangkut antara lain bahan pokok penting, kopra, kayu, produk-produk UMKM, barang-barang kebutuhan rumah tangga, semen, dan masih banyak lagi yang lain.

Selama lima tahun mengoperasikan kapal tol laut, PELNI telah mendistribusikan 22.497 TEUs muatan ke berbagai wilayah 3TP.

Muatan tahun pertama atau pada 2015, kapal tol laut PELNI tercatat hanya membawa muatan sebanyak 99 TEUs.

Kepercayaan masyarakat terus tumbuh dari tahun ke tahun untuk memanfaatkan kapal tol laut.

Pada 2020 ini, total muatan tol laut melonjak hingga 6.637 TEUs, yang terdiri atas 4.401 TEUs muatan berangkat dan 2.236 TEUs untuk muatan balik.(chi/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler