Menkeu Sri Mulyani Pasang Kuda-Kuda, Anggaran IKN Sudah Disiapkan Sebegini

Kamis, 14 April 2022 – 22:14 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah sudah menyiapkan cadangan anggaran untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah sudah menyiapkan cadangan anggaran untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara dalam APBN.

Sri Mulyani mencadangkan anggaran sebesar Rp 27-30 triliun untuk keperluan pembangunan IKN.

BACA JUGA: Menkeu Sri Mulyani Sampaikan Arahan Penting untuk Kementerian, Tolong Disimak!

"Cadangan itu untuk belanja pembangunan ibu kota negara baru, yaitu antara Rp 27-30 triliun di dalam rangka untuk membangun infrastruktur dasar," kata Sri Mulyani dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (14/4).

Menurut Sri Mulyani, alokasi dari APBN 2023 tersebut nantinya akan dipergunakan untuk membangun gedung Kementerian Perhubungan yang bakal berperan menciptakan simpul konektivitas di IKN Nusantara.

BACA JUGA: Menkeu Sri Mulyani Sampaikan Kabar Baik soal Keuangan RI

"Dan juga untuk membangun awal di bidang pendidikan seperti sarana sekolah dan kesehatan. Ini juga untuk mendukung belanja sarana prasarana di bidang ketahanan dan juga di bidang keamanan," kata Menkeu.

Presiden Jokowi sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah memperkirakan total kebutuhan anggaran IKN Nusantara mencapai Rp 466 triliun.

BACA JUGA: Menkeu Sri Mulyani Bilang Indonesia Bisa Jadi Contoh Negara-Negara ASEAN, weh!

Namun, hanya 20 persen di antaranya bakal dipenuhi melalui APBN, sedangkan 80 persen sisanya diupayakan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KBPU) serta swasta.

Oleh karena itu Presiden meminta Otorita IKN Nusantara yang dikepalai Bambang Susantono bersama wakilnya Dhony Rahajoe untuk bisa bekerja secara lincah dan fleksibel untuk mendapatkan sumber-sumber pendanaan pembangunan ibu kota baru tersebut.

Dana cadangan pembangunan IKN dalam APBN 2023 masuk di bawah pos belanja infrastruktur yang menurut Menkeu berkisar antara Rp 367 triliun hingga Rp 402 triliun.

Kendati demikian, Sri Mulyani menjelaskan belanja infrastruktur masih mendapat anggaran yang cukup signifikan dalam APBN 2023 guna menyelesaikan berbagai program penting seperti perumahan, pengadaan air minum, pengolahan limbah, pipa transmisi gas Cirebon-Semarang, serta jaringan irigasi.

"Selain belanja infrastruktur juga akan dialokasikan untuk infrastruktur konektivitas seperti jalan, jembatan, kereta api, dan bandara, serta infrastruktur teknologi informasi seperti satelit dan menara BTS," jelas Menkeu Sri Mulyani. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler