Menkeu Sri Mulyani Tegaskan Komitmen Dukung Infratruktur Berkelanjutan

Rabu, 30 Maret 2022 – 12:49 WIB
Pemerintah Indonesia menegaskan siap menjalankan prinsip ESG untuk mendukung infrastruktur yang berkelanjutan dan tangguh. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menegaskan siap menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung infrastruktur yang berkelanjutan dan tangguh.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi dalam menerapkan prinsip-prinsip ESG tersebut.

BACA JUGA: Menkeu Sri Mulyani: Hibah Negara Rp 488,5 Triliun hingga 2022

Hal itu disampaikan Sri Mulyani pada dialog strategis tingkat tinggi dengan tema “Quality Infrastructure Investment for Sustainable and Inclusive Growth”, Senin 28 Maret 2022, di Pavillion of Indonesia, Dubai Expo 2022 yang dilaksanakan hybrid.

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan pemerintah Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan respons terhadap perubahan iklim dalam konteks pembiayaan infrastruktur.

BACA JUGA: Menkeu Sri Mulyani: Utang Kita Merosot Sangat Tajam

Sri Mulyani menyebutkan juga pemerintah Indonesia terus menyadari pentingnya peranan sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur.

"Jadi kami meningkatkan kesadaran para investor serta mengadaptasi standar-standar kualitas yang saat ini juga sudah menjadi golden standard secara global yaitu ESG, untuk kualitas pembangunan infrastruktur dan pengambilan keputusan investasi," ujar Menkeu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (30/3).

BACA JUGA: Sri Mulyani Punya 5 Kabar Baik Hari Ini, Pokoknya Mantap!

Pemerintah saat mengimplementasi ESG dalam pembangunan infrastruktur sektor air minum dan perumahan.

Salah satunya dengan memanfaatkan pasar green investment, serta program dan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah untuk mempromosikan pembangunan yang inklusif dan ramah lingkungan.

Undersecretary Kementerian Keuangan UEA Younis Haji Al Khouri menekankan pentingnya menjajaki kolaborasi potensial untuk masa depan pembiayaan infrastruktur dan pembangunan ekonomi.  

Younis menyampaikan investasi sektor swasta dalam proyek infrastruktur adalah kunci untuk mempercepat transisi pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Ini adalah prioritas global yang diarusutamakan melalui upaya G20 dengan memajukan agenda investasi infrastruktur yang berkualitas, karena peningkatan partisipasi sektor swasta akan membantu mengembangkan sektor infrastruktur yang lebih tangguh dan berkelanjutan," kata dia

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan PPP unit di Kementerian Keuangan.

"Ini adalah kesempatan besar untuk mengeksplorasi model pembiayaan PPP yang inovatif dan mengeksplorasi perangkat yang diperlukan untuk memudahkan transisi net zero dalam aset infrastruktur yang penting”, pungkasnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan yang didukung oleh Pemerintah Kanada, World Bank, PT SMI, dan PT PII telah menyelenggarakan dialog bagian dari agenda Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day.

Acara diselenggarakan dalam format hybrid (online dan offline) yang terdiri dari serangkaian sesi yang diadakan pada tanggal 28-29 Maret 2022 di Dubai dan Jakarta.

Acara dihadiri oleh di antaranya Menteri Keuangan RI, Undersecretary Kementerian Keuangan UEA, Country Director Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dirjen PPR Kemenkeu, perwakilan Kementerian PUPR, Perwakilan Kementerian Kominfo, dan Perwakilan Pemprov. Jawa Barat. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler