Menko Luhut Uji Coba Penerbangan Singapura-Silangit

Senin, 11 September 2017 – 12:15 WIB
Bupati Taput Nikson Nababan, Wagubsu Nurhajizah Marpaung, Menko Maritim Luhut Panjaitan, Dirut BOPDT Arie Prasetyo dan rombongan lainnya, saat pelaksanaan ujicoba Bandara Silangit. Foto: newtapanuli/jpg

jpnn.com, MEDAN - Uji coba penerbangan internasional Singapura-Silangit akhirnya digelar, Jumat (8/9) lalu.

Pada uji coba dengan pesawat jet pribadi ini, Singapura-Silangit ditempuh dalam waktu 52 menit.

BACA JUGA: Brakk! Avanza vs Sedan, Dua Orang Tewas, Satu Anggota Polisi

Uji coba itu turut dihadiri Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan, Wakil Gubernur Sumatera Utara Brigjen TNI (Purn) Nurhajizah Marpaung, Menko Maritim Letjend (Purn) Luhut Panjaitan, Dirut Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo dan rombongan lainnya.

Menko Maritim Letjend (Purn) Luhut Panjaitan menjelaskan bahwa penerbangan berjalan lancar, tetapi masih ada beberapa hal yang perlu pembenahan sarana dan prasarana.

BACA JUGA: Seludupkan 2,3 Kg Sabu, 4 Penumpang Sriwijaya Air Ditangkap

Dia meminta semua pihak terkait berupaya maksimal agar Bandara Silangit dapat secepatnya menjadi bandara internasional.

“Selain pembenahan Bandara Silangit, kita juga harus membenahi wisata untuk destinasi parawisata Danau Toba,” ucap Luhut.

BACA JUGA: Tragis! Perempuan Paruh Baya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

“SDM harus ditingkatkan dengan pendidikan, juga kedisiplinan. SDM harus dibenahi supaya wisatawan nyaman saat tiba di bandara. Banyak investor dari luar yang ingin berinvestasi di Tapanuli Utara, khususnya sekitar bandara, mereka mau bangun perhotelan,” kata Luhut.

Selain itu, pernak-pernik kerajinan tangan untuk oleh-oleh harus lebih menarik dan memiliki nilai jual sehingga para pelancong tertarik untuk membelinya. Juga infrastruktur, jalan dari Kota Medan menuju Bandara Silangit harus segera diperbaiki.

“Kita mau tunjukkan bahwa putra daerah mampu dan Bandara Silangit jadi bandara internasional. Pemerintah Provinsi Sumut, bila perlu bantu untuk mendatangkan ahli agar produk kerajinan tangan kita memiliki nilai jual,” ucap Luhut.

Mendengar pemintaan Luhut, Wagubsu Nurhajizah Marpaung menjawab bahwa Pemprov Sumut sangat mendukung Bandara Silangit menjadi bandara internasional.

Pihaknya juga ingin supaya Tapanuli Utara sebagai salah satu kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba menjadi tujuan wisata kedua setelah Bali.

Untuk mendukung semua itu, dia meminta Luhut sebagai putra daerah dapat mendekati pemerintah pusat agar ada penambahan anggaran untuk Sumut.

“Sumut itu salah satu provinsi terbesar di Indonesia tapi anggarannya terlalu kecil dibanding provinsi lain. Kalau jalan rusak menuju bandara, ini jalan provinsi. Tolong segera dilaporkan, Pemprov Sumut akan segera memperbaikinya,” ujar Nurhajizah.

Sementara Bupati Taput Nikson Nababan menyampaikan beberapa poin penting yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat untuk pembenahan bandara, wisata dan pembangunan Taput, serta melaporkan rencana peresmian PT Sarulla Operation Limited (SOL) dan universitas negeri di Tapanuli.

“Pemkab Taput sudah melakukan berbagai program untuk mendukung destinasi Danau Toba. Selain itu, butuh dukungan semua pihak untuk mewujudkan universitas negeri sekaligus mendukung pariwisata,” ucap Nikson.

Selanjutnya, Menko Maritim, Wagubsu, pihak BOPDT, bupati bersama OPD terkait, melanjutkan rapat internal membahas teknis pelaksanaan pembenahan Bandara Silangit dan pariwisata Danau Toba.

Beberapa hal yang dibahas pada sektor pariwisata, antara lain kebersihan lingkungan, ketersediaan sarana pendukung, penyusunan paket wisata dan kesiapan masyarakat dalam menyambut tamu, termasuk kemampuan berbahasa asing. (as/int)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepergok Curi HP, Dua Pemuda Tikam Penjaga Mesjid


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler