Menko PMK Ingin Dai Ajak Masyarakat Memahami Pembangunan Manusia Berkelanjutan

Jumat, 29 September 2023 – 19:53 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membuka Acara Jambore Nasional Dai Desa Mardani Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) di Taman Mandalawangi Cibodas pada Selasa (26/9). Foto: dok Kemenko PMK

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa pemerintah memiliki 'Desain Besar Pembangunan Manusia' melalui siklus yang dimulai dari masa prenatal hingga lanjut usia. 

Hal itu diungkapkan Muhadjir saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membuka Acara Jambore Nasional Dai Desa Mardani Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) di Taman Mandalawangi Cibodas pada Selasa (26/9).

BACA JUGA: Menko PMK Sebut Dana Abadi Kebudayaan jadi Upaya Konkret Memajukan Kebudayaan

Presiden Jokowi berpesan supaya para dai ikut membina sumber daya manusia di desa. Jokowi berkata pembangunan infrastruktur di desa harus dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Siklus pembangunan manusia ini sudah di desain sedemikian rupa, tujuannya adalah untuk menjadikan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing," jelas Menko Muhadjir.

BACA JUGA: Menko PMK Sebut Anak Muda jadi Kunci Penggerak Masyarakat

Menko Muhadjir juga mengajak para dai untuk mengedukasi dan menyosialisasikan kepada para pengikutnya mengenai pentingnya pembangunan manusia yang berkelanjutan. 

Sebab, dia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci untuk membuka pintu-pintu kebaikan dan pengetahuan dalam membentuk karakter dan moralitas.

Eks Mendikbud itu yakin makin baik pendidikannya, semakin besar potensi untuk menciptakan generasi yang berakhlakul karimah.

"Mari kita bersama merumuskan langkah konkret untuk mencapai tujuan kita dalam meningkatkan akses pendidikan di desa, mengintegrasikan nilai-nilai Islam untuk pembangunan masyarakat, dan memanfaatkan teknologi demi kebaikan bersama," ucap Menko PMK.

Pada acara tersebut turut hadir pula Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri, Komjenpol Suntana, Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia Usamah Hisyam, Sekjen Parmusi Abdurrahman Syagaff, Bendahara Umum Parmusi Dewi Ahyan, serta para Dai Desa Madani Parmusi. Jambore tersebut berlangsung selama 5 hari dari tanggal 25 sampai 30 September dan diikuti oleh lebih dari 5000 anggota Parmusi yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler